Siti Balqis Br Lubis
Universitas Katolik Santo Thomas

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEER TEACHING MELALUI METODE EKSPERIMEN SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V UPT SDN 064021 MEDAN HELVETIA Siti Balqis Br Lubis
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model Peer Teaching melalui metode eksperimen sederhana dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS topik "Gelombang Cahaya" di kelas V SDN 064021 Medan Helvetia. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 064021 Medan Helvetia yang berjumlah 20 orang siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan rumus persentase. Berdasarkan hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Peer Teaching dengan metode eksperimen mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan kolaboratif. Terlihat dari peningkatan aktivitas guru dan siswa, dimana aktivitas guru pada siklus I mengalami peningkatan dari 80,36% (kategori baik) menjadi 94% (kategori sangat baik) pada siklus II. Aktivitas siswa juga meningkat dari 77,5% (kategori baik) pada siklus I menjadi 90% (kategori sangat baik) pada siklus II. Peningkatan juga terlihat pada hasil belajar siswa. Pada pra-siklus, hanya 25% siswa yang mencapai ketuntasan belajar, dengan nilai rata-rata kelas sebesar 54,5 (kategori rendah). Pada siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 65% dengan nilai rata-rata 68,25 (kategori cukup). Kemudian, pada siklus II, ketuntasan belajar mencapai 85% dengan nilai rata-rata 80,5 (kategori sangat baik). Berdasarkan hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Peer Teaching melalui metode eksperimen efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPAS siswa di kelas V.