Masalah dalam penelitian ini adalah (1) Kurangnya variasi media pembelajaran yang menarik dan interaktif dalam pembelajaran IPAS (2) Guru belum memanfaatkan ragam media pembelajaran berbasis teknologi secara maksimal (3) Pembelajaran yang diberikan oleh guru monoton dan rendah nya hasil belajar peserta didik pada pelajaran IPAS (4) Belum optimalnya pemanfaatan teknologi, khususnya game edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan, kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan Media Pembelajaran berbasisi game edukasi wordwall. Wordwall adalah bentuk game edukasi yang dapat diakses melalui website. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE yang memiliki lima tahapan yaitu tahap pertama analisis (analysis),tahap desain (design), tahap ketiga pengembangan (development), tahap keempat implementasi (implementation), dan tahap kelima evaluasi (evaluation). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Media Pembelajaran berbasisi game edukasi wordwall pada mata pelajaran IPAS Kelas IV SD Negeri 100302 Pargarutan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, angket validasi materi, angket validasi desain media, angket praktikalitas pendidikan, angket peserta didik, dan soal tes. Hasil penelitian ini berupa Media Pembelajaran berbasisi game edukasi wordwall, pada validasi materi dengan nilai presentase 84% masuk dalam kategori “Sangat Layak” sedangkan ahli desain media dengan nilai persentase 89% masuk dalam kategori “Sangat Layak” sehingga bahan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Pada uji kepraktisan diperoleh dari tanggapan guru dan peserta didik melalui angket yang diberikan mendapatkan nilai persentase 94% kategori “Sangat Praktis”., tanggapan peserta didik melalui angket sebesar 94% kategori “Sangat Praktis”. Uji efektivitas melalui pretest dan posttest menunjukkan N-gain rata-rata 64,7%, yang tergolong kategori “efektif”.