Andriyanto
Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GLOBALISASI, KEBIJAKAN PENDIDIKAN, DAN REFORMASI KEBIJAKAN: KAJIAN LITERATUR Andriyanto; Prof. Dr. Eko Handoyo, M.Si
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6173

Abstract

Kajian literatur kritis ini mengkaji keterkaitan kompleks antara globalisasi, kebijakan pendidikan, dan reformasi kebijakan dalam konteks negara berkembang. Globalisasi telah membentuk ulang lanskap kebijakan pendidikan menjadi ruang yang sangat dipengaruhi oleh aktor transnasional seperti OECD, UNESCO, dan World Bank, serta ideologi neoliberalisme yang menekankan efisiensi, akuntabilitas, dan standarisasi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif kritis yang berlandaskan teori sistem dunia, teori transfer kebijakan, dan sosiologi kebijakan kritis untuk menganalisis bagaimana kekuatan global memengaruhi reformasi pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan seringkali diadopsi dari model global tanpa adaptasi kontekstual yang memadai, sehingga menimbulkan kesenjangan pelaksanaan, resistensi, dan kehilangan relevansi budaya. Meskipun tolok ukur internasional dan jaringan kebijakan mendorong reformasi, realitas dan nilai lokal sering terpinggirkan. Namun demikian, kajian menemukan contoh glokalisasi, di mana negara mengadaptasi kerangka global dengan kearifan lokal untuk mempertahankan kedaulatan pendidikan. Studi ini menyimpulkan bahwa reformasi pendidikan yang berhasil memerlukan keseimbangan antara responsivitas global dan akar lokal, didorong oleh refleksi kritis, tata kelola partisipatif, dan nilai keadilan sosial. Kajian ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pembuat kebijakan di Selatan Global untuk tidak hanya menjadi pengadopsi pasif kebijakan, tetapi pelaku transformasi kebijakan yang memprioritaskan kesetaraan dan relevansi kontekstual.
PERAN SUPERVISI KLINIS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN (STUDI PADA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN LASEM) Andriyanto; Barokah Isdaryanti; Tri Joko Raharjo; Hadromi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10575

Abstract

Kualitas pembelajaran merupakan indikator penting keberhasilan pendidikan di sekolah dasar. Salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran adalah melalui supervisi akademik yang berorientasi pada pembinaan profesional guru. Supervisi klinis dipandang sebagai pendekatan supervisi yang efektif karena menekankan proses kolaboratif, reflektif, dan berbasis data hasil observasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran supervisi klinis kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh kepala sekolah SD negeri dan swasta di Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, yang berjumlah 32 orang, dengan sampel sebanyak 17 kepala sekolah yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang mengukur pelaksanaan supervisi klinis dan kualitas pembelajaran guru. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear sederhana serta diperkuat dengan data sekunder Rapor Pendidikan Tahun 2025 yang relevan dengan indikator kualitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi klinis kepala sekolah berada pada kategori baik, namun masih memerlukan penguatan pada tahap pasca-observasi serta pemberian umpan balik dan refleksi. Kualitas pembelajaran guru juga berada pada kategori baik, dengan kelemahan pada aspek pembelajaran berpusat pada peserta didik dan refleksi pembelajaran. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa supervisi klinis kepala sekolah berperan secara positif dan signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran