Khairussa'adah
Lambung Mangkurat University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA MUATAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING, STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION, DAN TALKING STICK SDN KUIN SELATAN 1 BANJARMASIN Khairussa'adah; Amberansyah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7100

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN Kuin Selatan 1. Permasalahan tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang bersifat satu arah, kurang menarik, dan tidak menggunakan model pembelajaran yang mampu mengembangkan keterlibatan serta kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa melalui penerapan kombinasi model Problem Based Learning, Student Teams Achievement Division, dan Talking Stick. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas IV SDN Kuin Selatan 1 pada semester II tahun ajaran 2024/2025. Data diperoleh melalui observasi (data kualitatif) dan perhitungan persentase (data kuantitatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor aktivitas guru meningkat dari 33 menjadi 43, aktivitas siswa dari 36% menjadi 100%, keterampilan berpikir kritis dari 40% menjadi 96%, serta hasil belajar matematika siswa juga meningkat pada aspek kognitif dari 36% menjadi 96%, aspek afektif dari 44% menjadi 100%, dan aspek psikomotorik dari 36% menjadi 96%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan kombinasi ketiga model pembelajaran tersebut efektif dalam meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar matematika siswa. Hasil ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dan pihak sekolah dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.