Silvester Teneo
Universitas Nusa Cendana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS TENTANG INDONESIAKU KAYA BUDAYA DI KELAS IV SD GMIT OEBOBO KOTA KUPANG Silvester Teneo; Kurniayu Ratu; Agnes Kerri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025.
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7400

Abstract

AGNES RARA KERRI. 2101140129. Penggunaan Model Pembelajaran Problem BasedLearning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Tentang Indonesiaku Kaya Budaya diKelas IV SD GMIT Oebobo Kota Kupang. Program Stdudi Pendidikan Guru SekolahDasar. Dibimbing oleh Silvester P. Taneo dan Kurniayu T. R. A. Ratu. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPAS tentangIndonesiaku Kaya Budaya di kelas IV SD GMIT Oebobo Kota Kupang. Teknikpengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, teknik tes, dan dokumentasi.Subjek penelitian ini berjumlah 19 orang peserta didik yang terdiri dari 8 laki-laki dan 11perempuan, dengan teknik analisis data yaitu deskriptif kualitatif, yakni mencari persen(%) untuk mengetahui minimal ketuntasan.Penelitian ini diadakan di SD GMIT Oebobo Kota Kupang, dengan hasil penelitianmenunjukkan pada siklus I dari 19 peserta didik yang tuntas 9 peserta didik (47,36%)karena siswa aktif dalam bertanya dan menjawab pertanyaan guru, memperhatikanpenjelasan guru dan mampu menyelesaikan soal tes dengan benar. Sedangkan yang tidaktuntas pada siklus 1 yakni 10 peserta didik (52,63%), karena dalam pembelajaran pesertadidik malu untuk bertanya dan menjawab pertanyaan guru, peserta didik kurangmemperhatikan penjelasan guru, serta persentase ketuntasan hasil belajar peserta didikbelum mencapai ketuntasan yang ditentukan. Sedangkan pada siklus II terjadipeningkatan dari 19 peserta didik 16 peserta didik tuntas (84,21%) karena peserta didiktelah aktif dalam pembelajaran, tidak mengalami kesulitan dalam pembelajaran danpresentase hasil belajar peserta didik telah mencapai kriteria ketuntasan.Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaanmodel pembelajaran problem based learning dalam pembelajaran IPAS dapatmeningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas IV SD GMIT Oebobo Kota Kupang.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS TENTANG INDONESIAKU KAYA BUDAYA DI KELAS IV SD GMIT OEBOBO KOTA KUPANG: Penelitian Tindakan Kelas Silvester Teneo; Kurniayu Ratu; Agnes Kerri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7406

Abstract

AGNES RARA KERRI. 2101140129. Penggunaan Model Pembelajaran Problem BasedLearning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Tentang Indonesiaku Kaya Budaya diKelas IV SD GMIT Oebobo Kota Kupang. Program Stdudi Pendidikan Guru SekolahDasar. Dibimbing oleh Silvester P. Taneo dan Kurniayu T. R. A. Ratu. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPAS tentangIndonesiaku Kaya Budaya di kelas IV SD GMIT Oebobo Kota Kupang. Teknikpengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, teknik tes, dan dokumentasi.Subjek penelitian ini berjumlah 19 orang peserta didik yang terdiri dari 8 laki-laki dan 11perempuan, dengan teknik analisis data yaitu deskriptif kualitatif, yakni mencari persen(%) untuk mengetahui minimal ketuntasan.Penelitian ini diadakan di SD GMIT Oebobo Kota Kupang, dengan hasil penelitianmenunjukkan pada siklus I dari 19 peserta didik yang tuntas 9 peserta didik (47,36%)karena siswa aktif dalam bertanya dan menjawab pertanyaan guru, memperhatikanpenjelasan guru dan mampu menyelesaikan soal tes dengan benar. Sedangkan yang tidaktuntas pada siklus 1 yakni 10 peserta didik (52,63%), karena dalam pembelajaran pesertadidik malu untuk bertanya dan menjawab pertanyaan guru, peserta didik kurangmemperhatikan penjelasan guru, serta persentase ketuntasan hasil belajar peserta didikbelum mencapai ketuntasan yang ditentukan. Sedangkan pada siklus II terjadi peningkatandari 19 peserta didik 16 peserta didik tuntas (84,21%) karena peserta didik telah aktif dalampembelajaran, tidak mengalami kesulitan dalam pembelajaran dan presentase hasil belajarpeserta didik telah mencapai kriteria ketuntasan.Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaanmodel pembelajaran problem based learning dalam pembelajaran IPAS dapatmeningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas IV SD GMIT Oebobo Kota Kupang.