Almar serlin haerae
universitas nusa cendana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN ORANG TUA DALAM BIMBINGAN BELAJAR SISWA DI RUMAH TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI SISWA KELAS 2 SD INPRES OEPURA 2 Silvester P. Taneo; Netty E.A Nawa; Almar serlin haerae
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7446

Abstract

Tesis oleh Almar Serlin Hae Rae, 2101140038 (2021) dengan judul: Peran Orang Tua dalam Bimbingan Belajar di Rumah terhadap Motivasi Berprestasi Siswa Kelas 2 di SD Inpres Oepura 2. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja peran orang tua dalam bimbingan belajar di rumah terhadap motivasi berprestasi siswa dan bagaimana bimbingan belajar yang dilakukan oleh orang tua terhadap motivasi berprestasi siswa kelas 2 SD Inpres Oepura 2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jumlah responden sebanyak dua puluh sembilan (29) orang yang terdiri dari enam belas (16) perempuan dan tiga belas (13) laki-laki dan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah teknik observasi dan teknik wawancara sedangkan teknik analisis data adalah reduksi data dan penyajian data serta verifikasi hasil penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di SD Inpres Oepura 2: Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa peran yang dilakukan atau diperankan oleh orangtua dalam bimbingan belajar anak, yaitu: (1) Orang tua berperan sebagai pendidik yang memiliki peran dalam mendukung pendidikan anak dengan memantau perkembangan akademik dan memberi semangat kepada anak untuk terus belajar, (2) Orang tua sebagai fasilitator perlu menyediakan fasilitas dan dukungan yang dibutuhkan oleh anak untuk belajar dan berkembang, (3) Orang tua berperan sebagai motivator bagi anak untuk dukungan emosional agar anak merasa percaya diri (4) Orang tua sebagai pembimbing harus memberikan bimbingan dalam menghadapi tantangan, membantu anak mengatasi kesulitan dan mengarahkannya menuju masa depan yang lebih baik. Adapun bimbingan belajar yang belum dilakukan oleh orangtua, yaitu: (1) Sebagai pendidik: Orang tua yang kurang memahami manfaat pendidikan, hal ini terbukti orangtua belum menjalankan perannya sebagai pendidik. 2) Fasilitator, peran orangtua yang belum menyiapkan fasilitas bagi anak untuk belajar 3) Peran orangtua sebagai motivator sudah terlaksana dengan baik dan 4) Orang tua sebagai pembimbing, sebagian belum menjalankan tugasnya dengan baik. Adapun pembinaan yang belum dilakukan oleh orang tua yaitu: 1) Sebagai pendidik: Orang tua yang kurang memahami manfaat pendidikan, hal ini terbukti orang tua belum melaksanakan perannya sebagai pendidik. 2) Fasilitator, peran orang tua yang belum menyediakan fasilitas bagi anak untuk belajar. 3) Peran orang tua sebagai motivator sudah terlaksana dengan baik dan 4) Orang tua sebagai pembimbing, sebagian belum menjalankan tugasnya dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peran orang tua dalam bimbingan belajar anak sangat penting. Namun, masih terdapat kekurangan yang perlu ditingkatkan dalam layanan bimbingan belajar, yaitu orang tua perlu meningkatkan bimbingan kepada anak saat belajar, orang tua perlu menyediakan sarana belajar bagi anak dan memberikan motivasi serta penguatan positif secara berkala agar anak lebih semangat dalam belajar. Kata Kunci: Peran Orang Tua, Bimbingan Belajar, Motivasi Berprestasi