Rachael Regiana
Universitas Majalengka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENYEBAB DAN DAMPAK GANGGUAN KESEHATAN MENTAL TERHADAP KONFLIK DAN PRESTASI AKADEMIK SISWA SEKOLAH DASAR Rachael Regiana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7882

Abstract

Mental health is a crucial issue to consider. Many elementary school students experience mental health disorders, or mental illness, which can significantly impact conflict at school and student achievement. Therefore, this study aims to conduct a more in-depth analysis of the influence and impact of mental health in elementary schools. The research method employed a literature review. This method utilizes a collection of theories drawn from various sources, which are used as reference material when conducting research or writing scientific papers. The results indicate that the prevalence of mental illness among elementary school students remains high, leading to numerous conflicts, low academic achievement, and a decline in students' quality of life. Kesehatan mental merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Tidak sedikit siswa Sekolah Dasar yang mengalami gangguan kesehatan mental atau mental illness yang tentunya berpengaruh terhadap terjadinya konflik di sekolah dan terhadap prestasi belajar siswa. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih mendalam terkait dengan pengaruh dan dampak Kesehatan mental di Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan literature review atau kajian kepustakaan. Metode ini kumpulan teori yang berasal dari berbagai sumber yang digunakan sebagai bahan rujukan saat melakukan kegiatan penelitian atau menulis karya ilmiah. Hasil peneltian menunjukkan bahwa masih tingginya angka mental illness pada siswa Sekolah Dasar sehingga memunculkan banyak konflik dan prestasi belajar yang rendah serta penurunan kualitas hidup peserta didik.