Tolleng, Husen
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANAN GURU DALAM MENERAPKAN NILAI-NILAI BUDI PEKERTI PADA ANAK USIA DINI DI KELOMPOK B PAUD TERPADU MUTIARA HATI Tolleng, Husen
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol 1, No 2 (2018): ECEIJ - MEI
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.312 KB) | DOI: 10.31934/eceij.v1i2.517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) peranan guru dalam menerapkan nilai-nilai budi pekerti pada anak usia dini, 2) faktor penghambat dan pendukung dalam peranan guru dalam menerapkan nilai-nilai budi pekerti pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, anak dan orang tua anak di Kelompok B PAUD Mutiara Hati. Teknik pengumpulan data ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yaitu, 1) secara garis besar peranan guru dalam menerapkan nilai-nilai budi pekerti mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi dilakukan dengan baik. Perencanaan yang dimulai silabus pada kurikulum, RKM, dan RKH serta setting lingkungan sekolah dengan nuansa yang kental akan nilai-nilai budi pekerti. Hingga pelaksanaan dilakukan dengan metode dan teknik pembelajaran yang bervariatif, keterlibatan orang tua, strategi pengembangan budi pekerti dan diaplikasikan dalam KBM. Sementara evaluasi dalam peranan guru dalam menerap-kan nilai-nilai budi pekerti dilakukan dengan penilaian, tidak ada penilaian secara khusus tetapi bergabung dalam segala bidang. 2) faktor pendukung dalam peranan guru dalam menerapkan nilai- nilai budi pekerti yang meliputi: a) adanya workshop bagi pendidik dalam mengembangkan nilai-nilai budi pekerti, b) adanya papan pembiasaan dan papan nasehat tentang nilai budi pekerti bagi peserta didik dan pendidik, c) adanya sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai. Dan hingga faktor peng-hambat dalam penerapan nilai budi pekerti yang meliputi: a) perbedaan pola asuh orang tua pada peserta didik, b) kurangnya kerjasama dari orang tua murid, c) waktu pembelajaran yang terbatas, d) perbedaan kemampuan anak dalam mengikuti pembela-jaran.