Haninatul ‘Adniyah
UIN Sunan Ampel

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MANAJEMEN PERUBAHAN UNTUK MENUMBUHKAN BUDAYA ISLAMI PADA PROGRAM FULL DAY SCHOOL DI MTS PLUS DARUL FALAH JOMBANG Haninatul ‘Adniyah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran kepala madrasah dalam manajemen perubahan guna menumbuhkan budaya Islam yang bernuansa pesantren pada program Full Day School di MTs Plus Darul Falah Jombang. Metode yang diterapkan adalah kualitatif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta divalidasi menggunakan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah bertindak sebagai agen perubahan yang menerapkan teori manajemen perubahan Kurt Lewin (unfreezing, changing, refreezing) dalam membangun budaya religius yang berbasis pesantren. Tahap unfreezing dimulai dengan peningkatan kesadaran spiritual anggota madrasah, changing dijalankan melalui pembiasaan aktivitas keagamaan seperti salat berjamaah, tadarus, dan pengajaran kitab kuning, sedangkan refreezing diwujudkan lewat teladan guru serta pengawasan moral yang berkelanjutan. Dampak dari penerapan manajemen perubahan tampak jelas melalui peningkatan karakter religius, kompetensi profesional guru, dan standar kelembagaan, yang dibuktikan oleh pencapaian akreditasi A meskipun madrasah tersebut masih baru didirikan. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah yang bersifat transformatif, spiritual, dan partisipatif merupakan faktor utama keberhasilan dalam membangun budaya Islam di institusi pendidikan Islam masa kini.