Hamdana Hamdaming
PGSD FKIP Universitas Muhammadiya Makassar, indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KRITIS SISWA KELAS V UPT SDN 29 BANYUANYARA: Model Problem Based Learning Untuk Meninngkatkan Membaca Kritis Siswa Kelas V UPT SDN 29 Banyuanyara Rezkyy Rezkyy Ramadhani; Rayhan; Hamdana Hamdaming; Sabri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9429

Abstract

Penelitian ini fokus pada evaluasi efektivitas penerapan model Problem Based Learning dalam meningkatkan keterampilan membaca kritis siswa kelas V di UPT SDN 29 Banyuanyara. Kemampuan membaca dengan kritis adalah keterampilan literasi yang tinggi yang tidak hanya memerlukan pemahaman dasar, tetapi juga kemampuan untuk menganalisis, menilai, dan merefleksikan informasi yang terkandung dalam teks. Namun, hasil pengamatan awal menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih menghadapi kesulitan dalam membaca dengan lancar dan memahami isi teks secara mendalam. Studi ini menerapkan desain Penelitian Tindakan Kelas yang diadakan dalam dua siklus, dengan langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data terdiri dari observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca kritis siswa. Rata-rata nilai peserta didik pada siklus I adalah 66,95, meningkat menjadi 80,85 pada siklus II, dengan selisih peningkatan sebesar 13,90 poin. Di sisi lain, standar deviasi menurun dari 4,785 menjadi 4,082, yang menunjukkan nilai distribusi yang lebih seimbang. Dari segi kualitas, siswa menunjukkan peningkatan dalam rasa percaya diri, aktivitas belajar, serta partisipasi dalam diskusi dan analisis teks. Oleh karena itu, penggunaan model Problem Based Learning terbukti berhasil dalam meningkatkan keterampilan membaca kritis siswa dan dapat disarankan sebagai strategi pembelajaran alternatif dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di tingkat sekolah dasar.