Jodi Soebagio
Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN PENDIDIKAN LITERASI DIGITAL DALAM BELA NEGARA: MENGATASI DISINFORMASI DAN POLARISASI DI ERA MEDIA SOSIAL Ameylia Nazarina; Jodi Soebagio; Reagan Alexandre; Fredrick Yappy; Novenda M. M Lontoh
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9629

Abstract

Hoaks adalah fenomena yang mengkhawatirkan di masa kini karena mampu mempengaruhi cara orang berpikir, mengurangi kualitas informasi, serta menimbulkan perpecahan di masyarakat. Masalah ini cepat menyebar karena tingkat literasi digital masyarakat yang rendah, cara berpikir yang bias, dan cara kerja algoritma di media sosial. Selain itu, orang cenderung lebih percaya pada informasi yang sesuai dengan keyakinan atau kelompok mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana literasi digital bisa menjadi langkah efektif dalam menghadapi hoaks dan mencegah perpecahan atau polarisasi di era digital saat ini. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan sistematik literature review dengan menganalisis beberapa jurnal ilmiah dari tahun 2019 hingga 2025. Hasil menunjukkan bahwa literasi digital sangat penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, mengenali berita palsu, serta membentuk sikap yang bijak dalam menggunakan media sosial. Literasi digital juga bisa dianggap sebagai bagian dari bela negara modern yang membantu memperkuat persatuan sosial dan ketahanan bangsa. Kesimpulannya, meningkatkan literasi digital secara menyeluruh, termasuk aspek teknis, cara berpikir, dan sikap sosial-emosional, adalah kunci untuk membangun masyarakat yang cerdas dan kuat terhadap informasi yang tidak benar atau hoaks.