muntako
UIN Prof.K.H Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MEMBANGUN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM YANG HOLISTIK: KAJIAN KONSEPTUAL TERHADAP TAFSIR IBNU ABI HATIM muntako; enjang burhanudin yusuf
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep Pendidikan Agama Islam yang holistik melalui analisis Tafsīr Ibnu Abī Ḥātim sebagai salah satu karya tafsir klasik berbasis tafsīr bi al-ma’thūr. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada problem fragmentasi Pendidikan Agama Islam di era modern yang cenderung memisahkan aspek kognitif, afektif, dan spiritual, sehingga pendidikan agama lebih berorientasi pada transmisi pengetahuan daripada pembentukan kepribadian dan internalisasi nilai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer adalah Tafsīr Ibnu Abī Ḥātim, sedangkan sumber sekunder meliputi literatur tafsir, pendidikan Islam, dan penelitian relevan. Data dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan konseptual dan konstruktivistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir Ibnu Abi Hatim mengandung prinsip-prinsip pendidikan Islam yang holistik, ditandai dengan integrasi antara ilmu (‘ilm), iman (īmān), dan amal saleh (‘amal ṣāliḥ). Tafsir ini menempatkan pemahaman Al-Qur’an sebagai proses transformatif yang berorientasi pada pembentukan akhlak dan ketakwaan, bukan sekadar penguasaan pengetahuan. Meskipun tidak disusun sebagai teori pendidikan, nilai-nilai edukatif dalam tafsir Ibnu Abi Hatim memiliki relevansi kuat sebagai landasan epistemologis bagi pengembangan Pendidikan Agama Islam kontemporer yang integratif dan berorientasi pada pembentukan insān kāmil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tafsir Ibnu Abi Hatim dapat dijadikan rujukan konseptual dalam membangun paradigma Pendidikan Agama Islam yang holistik, seimbang, dan relevan dengan tantangan pendidikan modern.