Fanti Mariana Siburian
Universitas HKBP Nommensen Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT TELKOM INDONESIA TBK BERDASARKAN RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN PROFITABILITAS Elda Sianturi; Fanti Mariana Siburian; Monica Manurung; Hamonangan Siallagan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Telkom Indonesia Tbk menggunakan rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas sebagai indikator utama penilaian kesehatan keuangan perusahaan. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya kinerja keuangan sebagai alat evaluasi keberhasilan perusahaan dalam mengelola sumber daya ekonomi, sebagaimana dinyatakan oleh Harahap (2019), serta peran strategis sektor telekomunikasi dalam mendukung perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan oleh perusahaan dan Bursa Efek Indonesia, penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk menggambarkan kondisi keuangan perusahaan secara sistematis dan faktual melalui analisis rasio keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek likuiditas perusahaan masih berada di bawah standar ideal industri, sehingga mencerminkan perlunya peningkatan pengelolaan aset lancar. Pada aspek solvabilitas, PT Telkom Indonesia Tbk menunjukkan struktur modal yang sehat dengan tingkat ketergantungan yang rendah terhadap utang. Sementara itu, analisis profitabilitas mengindikasikan kinerja yang baik, ditandai dengan stabilnya rasio ROA, ROE, dan margin laba bersih. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa PT Telkom Indonesia Tbk berada dalam kondisi keuangan yang cukup sehat, terutama pada aspek solvabilitas dan profitabilitas, meskipun masih memerlukan perbaikan pada aspek likuiditas untuk memperkuat posisi keuangan jangka pendeknya.