Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN COLLABORATION SKILLS SISWA KELAS 5 SEKOLAH DASAR : PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN COLLABORATION SKILLS SISWA KELAS 5 SEKOLAH DASAR Intan Kusuma Wardani; Waskito Aji; Muhammad
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The classroom action research aimed to improve the collaboration skills of fifth-grade students at Krandon Lor 01 Public Elementary School through the application of the Problem-Based Learning (PBL) model. This study had 21 subjects, consisting of 14 male students and 7 female students. The study was conducted in two cycles using Kemmis and McTaggart's spiral design, which included the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Data was collected through observation of student collaboration activities, interviews with homeroom teachers, took documentation, subsequently analyzed by descriptive, quantitative, and qualitative. The result of pre-cycle showed that students' collaboration skills were still low, as indicated by their skills in interacting within groups, taking responsibility for completing tasks, and helping each other in group activities, with all students failing to reach the impressive category. After implementing PBL in cycle I and making improvements in cycle II through the formation of group leaders, division of task responsibilities, strengthening of interactions, and the giving of rewards, the percentage of students in the good category increased significantly. At the end of cycle II, the indicators for interacting with the group reached 85%, taking responsibility for completing tasks shows 80%, and helping each other in group activities shows 85%, being said that those percentage exceeding the success criteria of ≥80% for each indicator. Thus, the application of the Problem-Based Learning (PBL) model has been proven to be able to improve the collaboration skills of fifth-grade students at Krandon Lor 01 Public Elementary School.
Penerapan Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Sekolah Dasar Umi Mujahadah; Waskito Aji; Muhammad
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.455

Abstract

Keterampilan sosial merupakan kompetensi penting bagi siswa sekolah dasar untuk dapat berinteraksi secara efektif, bekerja sama, dan mengembangkan hubungan interpersonal yang positif. Model pembelajaran Discovery Learning menjadi salah satu pendekatan inovatif yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran sehingga mereka terdorong untuk menemukan pengetahuan melalui pengalaman langsung. Tulisan ini bertujuan mengkaji konsep Discovery Learning, urgensinya dalam pembelajaran di sekolah dasar, strategi implementasi, serta dampak jangka panjangnya terhadap keterampilan sosial siswa. Dengan pendekatan studi literatur, artikel ini mengintegrasikan teori-teori konstruktivistik dan hasil penelitian yang relevan. Kajian menunjukkan bahwa Discovery Learning mampu meningkatkan keterampilan komunikasi, kolaborasi, empati, pengelolaan konflik, dan pemecahan masalah sosial. Model ini tidak hanya berpengaruh terhadap peningkatan proses pembelajaran di kelas, tetapi juga mendukung pembentukan karakter sosial dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penerapan Discovery Learning direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang relevan dalam mendukung paradigma Merdeka Belajar pada Pendidikan dasar.
Analisis Pembelajaran Sistem Organ Pencernaan menggunakan Model PBL (Problem-Based Lerning) dalam Meningkatkan Keaktfian Siswa Yulia Farikhatunnisa; Waskito Aji; Muhammad
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1068

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pembelajaran IPAS materi system pencernaan manusia kelas V menggunkan Problem Based Lerning(PBL), SD Negri Pringapus 04 terlihat siswa kelas V kurang aktif (pasif) dalam proses pembelajaran dimana siswa terlihat kurang tertarik terhadap pembelajaran dan tidak semua siswa yang antusias ketika pembelajaran berlangsung. Hal tersebut dapat dilihat ketika pembelajaran guru memberikan pertanyaan kepada siswa dan hanya beberapa siswa yang terlihat mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan dari guru. Kemudian peneliti ingin mengetahui penerapan model PBL yang membuat siswa aktif dalam pembelajaran IPAS khususnya materi system pencernaan manusia. Selain itu peneliti juga ingin mengetahui factor apa saja yang mempengaruhi kegiatan pembelajaran di kelas V SD Negeri Pringapus 04. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V dengan jumlah 15 anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode: wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Bedasarkan hasil wawancara dengan guru mengatakan bahwa model pembelajaran Problem Based Lerning (PBL) ini dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran IPAS materi system pencernaan manusia.
Implementasi Discovery Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas IV SD Winda Dwi Sugiyatmi; Waskito Aji; Muhammad
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran discovery learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia serta meningkatkan kreativitas siswa kelas IV di SD Negeri Pasekan 02 Ambarawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai proses pembelajaran yang berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model discovery learning mampu mendorong siswa menjadi lebih kreatif, kritis, dan aktif dalam mengikuti pembelajaran. Peningkatan kreativitas siswa terlihat melalui tahapan-tahapan discovery learning yang meliputi stimulasi, pengumpulan data, pengolahan informasi, verifikasi, dan penyajian hasil. Setiap tahapan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi ide, mengembangkan pemikiran, serta mengekspresikan hasil temuan secara mandiri. Dengan demikian, model discovery learning terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa.