Aurelia Erlinda
PGSD UNP KEDIRI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN PEMBIASAAN MENGISI BUKU 7 KEBIASAAN ANAK HEBAT TERHADAP KARAKTER KEJUJURAN DAN TANGGUNG JAWAB SISWA SDN MOJOROTO 1: Kejujuran dan tanggung jawab di Sekolah Dasar Aurelia Erlinda; Alfi Laila; Itsna Aulia Rachma S; Revilina Ferisa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10360

Abstract

Fenomena menurunnya karakter kejujuran dan tanggung jawab di kalangan siswa sekolah dasar menjadi isu kritis dalam pendidikan karakter Indonesia. Orientasi pembelajaran yang masih menitikberatkan pencapaian akademik mendorong siswa mencari jalan pintas, sedangkan lemahnya pembiasaan nilai moral sejak dini menghambat internalisasi karakter secara berkelanjutan. Data nasional menunjukkan praktik menyontek masih ditemukan di lebih dari 78% sekolah, mengindikasikan perlunya strategi pembiasaan yang sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi Buku Tujuh Kebiasaan Anak Hebat terhadap pembentukan karakter kejujuran dan tanggung jawab siswa kelas IV di SDN Mojoroto 1. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan subjek siswa, guru kelas, dan pendamping program. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta analisis dokumentasi berupa catatan refleksi harian siswa. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Program pembiasaan diterapkan setiap hari selama 15–20 menit melalui kegiatan membaca, diskusi moral, dan refleksi tertulis yang dipandu guru. Setelah tiga bulan implementasi, ditemukan perubahan perilaku yang signifikan, ditandai dengan menurunnya kecenderungan menyontek, meningkatnya kepatuhan terhadap aturan kelas, serta berkembangnya tanggung jawab siswa dalam menyelesaikan tugas tepat waktu. Catatan refleksi siswa menunjukkan perkembangan dari narasi sederhana menjadi refleksi yang lebih spesifik dan analitis. Hasil penelitian menegaskan bahwa Buku Tujuh Kebiasaan Anak Hebat efektif sebagai instrumen pembiasaan berbasis refleksi diri yang melibatkan keteladanan guru, konsistensi praktik harian, serta dukungan orang tua. Hambatan berupa keterbatasan literasi dapat diatasi melalui pendampingan intensif, menjadikan pembiasaan reflektif sebagai strategi yang relevan untuk memperkuat karakter di sekolah dasar.