Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KULTUR SEKOLAH SEBAGAI STRATEGI DALAM MENJAGA KETENANGAN DAN KEDISPLINAN SISWA DI SDK SAWU Maria Melania Agho; Marsela Febiola Teku; Natalia Ermelinda Leka; Yuliana Bude; Dek Ngurah Laba Laksana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran kultur sekolah sebagai strategi dalam menjaga ketenangan dan kedisiplinan siswa di SDK Sawu. Kultur sekolah diyakini memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk perilaku siswa melalui pembiasaan, keteladanan, dan penanaman nilai-nilai positif yang diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai aspek budaya sekolah telah diterapkan dengan baik, seperti budaya 3S (senyum, sapa, salam), pelaksanaan doa bersama, upacara bendera, penggunaan seragam, dan penguatan karakter melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler. Kultur tersebut memberikan kontribusi positif terhadap terciptanya suasana belajar yang tenang dan kondusif serta membentuk sikap disiplin siswa dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun masih terdapat beberapa tantangan seperti kurangnya kesadaran sebagian siswa dalam menjaga kebersihan dan penggunaan bahasa yang sopan, secara keseluruhan kultur sekolah di SDK Sawu telah menjadi strategi efektif dalam mendukung pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa.
PEMBELAJARAN KREATIF BERBASIS KEHIDUPAN SEHARI-HARI MELALUI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DAN STUDENT-CREATED CASE STUDIES (SCCS) DI SEKOLAH DASAR Maria Yasinta Wale; Vinsensia Ledeng; Natalia Ermelinda Leka; Cicilia Narcia Ndao; Veronika Yuliana Uma; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Maret)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i3.6741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pembelajaran berbasis kehidupan sehari-hari melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dan metode Student Created Case Studies (SCCS) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur mendalam terhadap satu kepala sekolah dan tiga guru kelas yang dipilih secara purposive. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis konteks kehidupan nyata mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, terutama melalui kegiatan diskusi, analisis kasus, dan refleksi. Penerapan SCCS memungkinkan siswa mengaitkan pengalaman sehari-hari dengan konsep yang dipelajari, sehingga membantu mereka dalam mengemukakan alasan dan berpartisipasi dalam diskusi secara lebih terbuka. Pendekatan CTL juga mendukung pemahaman konsep melalui pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Selain itu, integrasi nilai dalam aktivitas pembelajaran menunjukkan adanya indikasi perkembangan pada aspek sosial siswa, seperti kemampuan bekerja sama dan kecenderungan menyelesaikan konflik melalui diskusi. Temuan penelitian juga menegaskan bahwa efektivitas pembelajaran kontekstual sangat bergantung pada kemampuan guru dalam merancang aktivitas yang relevan serta memfasilitasi interaksi belajar secara aktif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kehidupan sehari-hari tidak hanya berkaitan dengan penggunaan metode, tetapi juga dengan kualitas pengelolaan interaksi dan kontekstualisasi pengalaman belajar siswa di sekolah dasar.