This Author published in this journals
All Journal Journal Education
Mila Hayati
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Gresik

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Journal Education

Strategi Kepala Sekolah Dalam Pengembangan Kompetensi Guru Di Upt Satuan Pendidikan SDN Ngabar Dian Kurniasih Wahyusari; Mila Hayati; Ulfatur Rosidah; Rodhotul Khanana; Erik Eka Suryana; M. Furqon Wahyudi; Taufiq Harris
Journal Educatione Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Educatione
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi Kepala Sekolah merupakan seni dan pengetahuan yang diperoleh seorang kepala sekolah dalam merumuskan, mengimplementasikan, mengevaluasi keputusan-keputusan lintas fungsional yang memudahkan organisasi dalam pencapaian tujuan. Guru merupakan kunci keberhasilan suatu lembaga pendidikan. Dalam mewujudkan visi SDN Ngabar tersebut tentunya ada peran Sumber Daya Guru yang profesional, sebagai penunjang yang mampu menyelenggarakan pendidikan secara utuh dan menyeluruh yang termuat serta dapat meningkatkan mutu pendidikan di SDN Ngabar Kab. Pasuruan. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi Kepala Sekolah dalam pengembangan Kompetensi guru di SDN Ngabar Kraton Kabupaten Pasuruan. Metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian fenomenologis. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Informan penelitian yaitu kepala sekolah,staff dan guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam mengembangkan kompetensi guru ialah: 1) pada aspek kepribadian dengan pembinaan dan pengawasan kepada guru terkait dengan proses pembelajaran di kelas; 2) pada aspek pedagogik dengan memberikan motivasi dan contoh yang baik pada guru untuk selalu berbuat yang terbaik untuk peserta didik dan kemajuan lembaga; 3) aspek sosial dengan cara menciptakan nuansa kebersamaan dan keharmonisan dengan meningkatkan komunikasi antar dewan guru sehingga tercipta suasana yang guyub rukun dalam lingkungan sekolah; dan 4) aspek profesional dengan cara mengadakan pembinaan disiplin guru, mengikut sertakan guru dalam kegiatan pelatihan, lokakarya, diklat, seminar, KKG, MGMP.