LGLK Dewi
Program Studi Industri Perjalanan Wisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISTIK DAN MEMORABLE TOURIST EXPERIENCE SOLO TRAVELER PEREMPUAN MANCANEGARA MILENIAL DI KABUPATEN BADUNG Sonia Desyanti Sirait; LGLK Dewi; N.G.A.S. Dewi
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal IPTA (December 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p10

Abstract

Perubahan preferensi wisatawan seiring perkembangan digitalisasi mempermudah perencanaan perjalanan mandiri. Fleksibilitas ini mendorong tren solo traveling yang semakin populer, terutama di kalangan perempuan. Studi ini bertujuan untuk memahami karakteristik dan mendeskripsikan memorable tourist experience wisatawan perempuan mancanegara, khususnya generasi milenial, yang melakukan perjalanan solo di Kabupaten Badung, Bali. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi terhadap 96 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif. Temuannya menunjukkan bahwa mayoritas solo traveler adalah perempuan berusia 25 tahun asal Inggris, dan sebagian besar belum menikah. Mereka lebih memilih akomodasi seperti hostel atau homestay dan merencanakan perjalanan mereka secara mandiri. Pengalaman wisatawan yang berkesan diukur melalui tujuh sub-variabel: hedonism, novelty, local culture, refreshment, meaningfulness, involvement, dan knowledge. Subvariabel refreshment memperoleh skor tertinggi (4,62), sedangkan subvariabel involvement memperoleh skor terendah (3,37). Studi ini menyarankan temuan lebih lanjut mengenai pola perjalanan wisatawan digital nomad dan keterlibatan solo traveler di destinasi wisata lainnya. Selain itu, studi ini juga mendorong pengelola pariwisata dan pemerintah daerah untuk meningkatkan jenis aktivitas wisata yang memperkuat keterlibatan solo traveler, seperti kegiatan budaya, wisata wellness dan pengalaman lokal, guna mengurangi ketergantungan pada tempat wisata di luar Kabupaten Badung.