Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nihayatul Usbu Tradisi Islami yang Membentuk Karakter Siswa SD Islam Hasanka Palangkaraya Jeki Hasan; Aulia Mustika Ilmiani; Marliana Sya'diah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v1i6.1821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi tradisi Islami Nihayatul Usbu' sebagai bentuk pendampingan dalam pengembangan karakter peserta didik di SD Islam Hasanka Palangkaraya. Metode yang digunakan adalah pendekatan Service Learning yang diintegrasikan dengan proses investigasi, perencanaan, tindakan, dan refleksi. Proses investigasi dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumen untuk memahami kondisi aktual pelaksanaan tradisi serta kendala yang dihadapi, seperti kurangnya pemahaman siswa terhadap makna tradisi dan minimnya dukungan lingkungan sekolah. Tahap persiapan meliputi penyusunan rencana kegiatan yang mengandung elemen seni, hafalan, drama, dan tarian, dengan koordinasi yang intensif antara pihak sekolah, guru, dan siswa. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara rutin setiap dua minggu sekali dengan melibatkan peserta didik aktif dalam berbagai kegiatan seni dan keagamaan yang mencerminkan nilai-nilai Islami dan budaya lokal. Hasilnya menunjukkan bahwa kegiatan Nihayatul Usbu' mampu mempererat relasi sosial, menanamkan karakter seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, toleransi, dan peduli sesama secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini mampu meningkatkan potensi kreativitas dan kepercayaan diri siswa sekaligus memperkuat identitas Islami sekolah. Kesimpulan menunjukkan bahwa tradisi Islami Nihayatul Usbu' merupakan strategi efektif dalam membentuk karakter moral dan spiritual siswa serta mendukung pencapaian visi pendidikan berbasis nilai-nilai Islami yang berkelanjutan dan holistik. Sebagai model pembelajaran yang terintegrasi, kegiatan ini dapat dijadikan referensi dalam pengembangan program pendidikan karakter berbasis budaya dan agama di tingkat sekolah dasar.
Penggunaan Media Audio Visual Berbasis Animasi dalam Pembelajaran Maharah Istima’ Isnaini Aprilia Nur Amin; Aulia Mustika Ilmiani
Indonesian Journal of Arabic Education and Learning Vol. 1 No. 1 (2025): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58363/ijael.v1i1.587

Abstract

Pembelajaran maharah istima' merupakan bagian terpenting dalam mempelajari bahasa Arab. Namun, siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami materi istima' karena kurangnya minat siswa terhadap media pembelajaran maharah istima' yang kurang menarik. Penelitian ini berfokus pada penggunaan media pembelajaran maharah istima' berupa media audio visual berbasis animasi. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui relevansi penggunaan media audio visual berbasis animasi dalam meningkatkan kemampuan menyimak mahasiswa. Media animasi dapat menjadi inovasi pendidik dalam memilih media pembelajaran yang menarik, interaktif dan efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif karena dapat memungkinkan peneliti untuk mendeskripsikan bagaimana media animasi digunakan untuk pembelajaran maharah istima’. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan animasi sebagai media belajar Bahasa arab dalam maharah istima’. Hasil yang diperoleh adalah implementasi media audio visual berbasis animasi dalam pembelajaran maharah istima'. Pertama, Dosen menggunakan berbagai fitur dalam media animasi, seperti visualisasi karakter, latar belakang cerita, dan efek suara, untuk membantu mahasiswa memahami materi. Visualisasi konteks percakapan melalui animasi memudahkan mahasiswa mengaitkan kata-kata dengan situasi nyata, yang memperkaya pengalaman belajar mereka. Kedua, Media berbasis animasi mendorong interaksi dan partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran. Ketiga, adapun kendala dan tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya, baik dari segi perangkat teknologi maupun waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan materi animasi yang berkualitas, menjadi salah satu kendala utama. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran maharah istima' yang inovatif dan efektif, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya di bidang pembelajaran bahasa Arab berbasis teknologi.