Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam menganalisis dampak inflasi terhadap berbagai profesi serta menilai pengaruhnya terhadap peningkatan kolaborasi dan empati sosio-ekonomi siswa kelas XII MAN 1 Kota Serang. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan siswa dalam memahami keterkaitan antara konsep ekonomi makro, khususnya inflasi, dengan realitas sosial yang mereka hadapi sehari-hari. Selain itu, pembelajaran ekonomi di sekolah sering kali terfokus pada aspek kognitif tanpa menumbuhkan kepedulian sosial dan kolaboratif antar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain classroom action research (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII MAN 1 Kota Serang sebanyak 36 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi Jigsaw secara signifikan meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis dampak inflasi terhadap berbagai profesi. Selain itu, terjadi peningkatan yang nyata dalam sikap kolaboratif dan empati sosial-ekonomi antar siswa. Strategi Jigsaw mampu menciptakan suasana pembelajaran yang partisipatif, reflektif, dan kontekstual dengan kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Dengan demikian, model Jigsaw direkomendasikan sebagai strategi efektif dalam pembelajaran ekonomi yang berorientasi pada penguatan karakter kolaboratif dan empatik siswa.