Triana Arisdiani
Program Studi Pendidikan Profesi Ners, STIKES Kendal

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MANAJEMEN NYERI POSTOPERATIF TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN PASIEN BEDAH MEDIKAL Ahmad Asyrofi; Triana Arisdiani; Khitmatul Ila
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18693248

Abstract

Manajemen nyeri postoperatif merupakan salah satu aspek penting dalam perawatan pasien bedah medikal. Nyeri yang tidak terkontrol dapat menghambat proses penyembuhan, memperpanjang masa rawat inap, dan meningkatkan risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh manajemen nyeri postoperatif terhadap proses penyembuhan pasien yang menjalani bedah medikal. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test pada dua kelompok pasien. Data dikumpulkan dari 80 pasien yang menjalani bedah medikal di sebuah rumah sakit di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen nyeri yang efektif berpengaruh positif terhadap proses penyembuhan, mempercepat mobilisasi, dan mengurangi komplikasi postoperatif.
PERAN PERAWAT DALAM MANAJEMEN NYERI DAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PASIEN HIV DENGAN KOMPLIKASI BEDAH MEDIKAL Triana Arisdiani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18706461

Abstract

Pasien dengan HIV yang mengalami komplikasi bedah medikal menghadapi tantangan yang signifikan dalam proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran perawat dalam manajemen nyeri dan kepatuhan pengobatan pada pasien HIV yang mengalami komplikasi bedah medikal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 20 perawat yang bekerja di unit bedah medikal dan HIV/AIDS di sebuah rumah sakit di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perawat sangat penting dalam manajemen nyeri dan kepatuhan pengobatan pasien HIV dengan komplikasi bedah medikal. Perawat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam manajemen nyeri dan komunikasi efektif dapat meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan dan mempercepat proses penyembuhan.
PERAN PERAWAT DALAM PERAWATAN LUKA PADA PASIEN BEDAH MEDIKAL: STRATEGI DAN PRAKTIK TERBAIK Triana Arisdiani; Nur Arifin
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18707077

Abstract

Perawatan luka merupakan aspek penting dalam proses penyembuhan pasien bedah medikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran perawat dalam perawatan luka dan identifikasi strategi serta praktik terbaik yang digunakan dalam perawatan luka pasca operasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 20 perawat yang bekerja di unit bedah medikal di sebuah rumah sakit di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perawat sangat penting dalam perawatan luka, dengan fokus pada teknik perawatan luka yang tepat, edukasi pasien, dan pencegahan komplikasi.