Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko Pada Perusahaan Sektor Teknologi Tarigan, Nikholas; Lumbantoruan, Rani Robintang; Purba, Dimita H.P; Sipayung, Tri Dharma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko pada perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Good Corporate Governance dalam penelitian ini diproksikan dengan dewan komisaris, komite audit, dan kepemilikan institusional sebagai variabel independen, sedangkan Pengungkapan Manajemen Risiko sebagai variabel dependen. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, diperoleh sebanyak 33 perusahaan sektor teknologi selama tiga tahun pengamatan sehingga menghasilkan 99 data penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS versi 26. Tahapan pengujian meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, serta pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dewan komisaris berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko, komite audit berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko, sedangkan kepemilikan institusional berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko. Secara simultan, dewan komisaris, komite audit, dan kepemilikan institusional berpengaruh signifikan terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan Pengungkapan Manajemen Risiko sebesar 11,6%, sedangkan sisanya 88,4% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.