Putri, Prameswari Aulia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Preventif dan Rehabilitatif Orang Tua Menjaga Kesehatan Mental Pasien di RSJ HB. Saanin Putri, Prameswari Aulia; Amelia, Lia
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya preventif dan rehabilitative orang tua dalam menjaga kesehatan mental pasien Gen Z di RSJ HB. Saanin Padang, menggunakan pendekatan Health Belief Model (HBM) sebagai kerangka teori. Penelitian ini memiliki kebaruan karena memfokuskan pada pola asuh dan intervensi orang tua terhadap pasien Gen Z di rumah sakit jiwa, sebuah topik yang masih jarang dikaji di Indonesia, khususnya di wilayah Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dan observasi lapangan. Observasi dilakukan untuk mengamati interaksi pasien dengan keluarga dan tenaga kesehatan, dan respons pasien terhadap kegiatan rehabilitatif. Wawancara dilakukan dengan 10 orang tua pasien yang dipilih secara purposive dengan kriteria pasien Generasi Z (usia 12–28 tahun) yang sedang atau pernah menjalani perawatan di RSJ HB. Saanin Padang, serta orang tua atau wali yang mendampingi pasien dan bersedia menjadi informan. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola upaya dan praktik orang tua. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama: 1) sebagian besar orang tua menyadari risiko gangguan kesehatan mental pada anak, seperti kecemasan dan depresi; 2) mereka memahami pentingnya tindakan pencegahan dan intervensi, termasuk konseling dan terapi; 3) orang tua menghadapi hambatan signifikan berupa biaya, aksesibilitas, dan kurangnya informasi mengenai penanganan yang tepat; 4) dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga besar menjadi faktor penting dalam membantu pengambilan keputusan terkait kesehatan mental pasien. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan kebijakan dan program intervensi di tingkat keluarga, rumah sakit, dan masyarakat.