Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konstruksi sosial dan parasocial relationship dengan interaksi sosial komunitas Carat Sumbar (penggemar boyband SEVENTEEN). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antar variabel. Sampel penelitian terdiri dari 66 anggota komunitas Carat Sumbar yang dipilih melalui teknik random sampling dari populasi sebanyak 265 anggota komunitas. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitasnya menggunakan Pearson Product Moment dan reliabilitasnya dengan Cronbach‟s Alpha. Hasil penelitian menunjukkan tingkat konstruksi sosial yang ada dalam komunitas Carat Sumbar berada pada kategori tinggi dengan persentase 77%. Tingkat parasocial relationship yang terbentuk antara anggota komunitas dengan SEVENTEEN juga berada pada kategori tinggi dengan persentase 88%. Interaksi sosial yang terjadi dalam komunitas Carat Sumbar tergolong tinggi dengan persentase 67%. Angka kontribusi pengaruh variabel konstruksi sosial secara parsial terhadap interaksi sosial mencapai 0,567 (56,7%). Sementara itu, berbeda dengan variabel konstruksi sosial, hubungan antara parasocial relationship dengan interaksi sosial justru menunjukkan hasil yang tidak signifikan. Meski demikian, nilai koefesien Beta sebesar 0,210 menunjukkan adanya kontribusi sebesar 21%, yang berarti bahwa hubungan ini tetap memiliki pengaruh, namun tidak cukup kuat secara statistik. Di sisi lain, ketika konstruksi sosial dan parasocial relationship dianalisis secara simultan melalui uji F, hasil yang diperoleh adalah adanya hubungan yang signifikan terhadap interaksi sosial. Perhitungan kontribusi simultan yang sudah dilakukan sebelumnya menghasilkan angka sebesar 51,04%, yang berarti bahwa lebih dari separuh pola interaksi sosial dalam komunitas Carat Sumbar dapat dijelaskan oleh keberadaan konstruksi sosial dan parasocial relationship.