Ramadhani, Sri Mutia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fungsi dan Disfungsi Mekanisasi Pertanian pada Petani Kota di Batipuh Panjang Kota Padang Ramadhani, Sri Mutia; Putra, Eka Vidya
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1480

Abstract

Mekanisasi pertanian membawa pada perubahan dalam kehidupan petani di wilayah pedesaan maupun perkotaan. Perubahan tersebut menimbulkan dampak positif dan dampak negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi dan disfungsi mekanisasi pertanian dalam kehidupan petani kota. Fokus penelitian adalah fungsi dan disfungsi penggunaan combine harvester sebagai salah satu bagian dari mekanisasi pertanian terhadap petani kota. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian terdahulu adalah penelitian ini dilakukan pada petani kota dan di analisis dengan menggunakan konsep fungsi dan disfungsi yang merupakan sumbangan pemikiran Robert K. Merton terhadap teori struktural fungsional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Dalam hal ini mengambil studi kasus di Kelurahan Batipuh Panjang Kota Padang. Pengumpulan data menggunakan observasi non partisipan, wawancara mendalam dengan 14 informan yang didapat melalui teknik purposive, dengan kriteria petani, buruh tani dan operator mesin combine harvester, serta studi dokumen. Teknis analisis data menggunakan skema analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak mekanisasi pertanian dalam kehidupan petani kota berdasarkan konsep fungsi manifes yaitu efisiensi waktu, efisiensi biaya, dan produktivitas meningkat. Berdasarkan konsep fungsi laten yaitu berkaitan dengan keberlanjutan petani di perkotaan, petani kota mengalami integrasi ke modernitas perkotaan dan penegasan nilai kerja. Disamping itu, disfungsi dari penggunaan mekanisasi pemanenan yaitu terjadi marginalisasi pekerjaan, ketergantungan pada teknologi, kesenjangan sosial, dan disfungsi kultural. Sehingga disimpulkan bahwa mekanisasi pertanian memiliki dampak fungsi dan disfungsi pada petani kota. Mekanisasi petanian bersifat fungsi bagi petani dan disfungsi bagi buruh tani.