Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

COMMUNITY EMPOWERMENT BASED ON HEALTH AND PRODUCTIVITY IN AEK UNCIM VILLAGE, SOUTH TAPANULI Nurdin Siregar, Ali; Nursahara, Nursahara; Fadli Batubara, Fajar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.521-531

Abstract

Aek Uncim Village faces public health challenges, particularly low environmental hygiene awareness and high tuberculosis prevalence. This Community Service Program (KKN) aims to improve health awareness and community productivity through a comprehensive approach that integrates four areas: academic, religious, arts-sports, and health thematic. Activities were conducted from September 26, 2025, to January 16, 2026, using participatory methods with normative and historical approaches. Data were collected through observation, interviews, pre-post tests, and documentation, then analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods. Results show significant improvements: community knowledge about TB increased by 43.5% (from 44% to 87.5%), anti-bullying knowledge increased by 71% (from 52% to 89%), posyandu participation rose by 50% (from 52% to 78%), and elderly exercise participation reached 75%. The economic empowerment program successfully established 3 pilot locations for plant cultivation with potential income increases of 25-30%, 1 communal living pharmacy and 8 independent living pharmacies with 5 types of medicinal plants, and 15 families producing organic compost that reduced chemical fertilizer dependency by up to 40%. The program successfully increased community awareness of environmental hygiene and communicable disease prevention, with 89% of respondents reporting positive behavioral changes in environmental health maintenance and program sustainability reaching 85.7%.
DAMPAK PROGRAM KULIAH KERJA NYATA (KKN) TERHADAP PENINGKATAN KESADARAN KESEHATAN DAN KEBERSIHAN MASYARAKAT DESA AEK UNCIM Nurdin Siregar, Ali; Nursahara, Nursahara; Fadli Batubara, Fajar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 2 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i2.2026.710-724

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelaksanaan program KKN bertema "KKN Berdampak: Wujudkan Masyarakat Sehat, Cerdas, dan Produktif" terhadap peningkatan kesadaran kesehatan, kebersihan, dan partisipasi sosial masyarakat Desa Aek Uncim, Kecamatan Tano Tombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari 15 orang yang meliputi perangkat desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan warga yang terlibat dalam program KKN. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk menjamin keabsahan data. Penelitian menunjukkan dampak positif signifikan pada empat bidang utama: (1) kesehatan dan kebersihan dengan peningkatan partisipasi Jumat Bersih dari 30% menjadi 75%, peningkatan pengetahuan TBC dari 40% menjadi 78%, dan peningkatan kehadiran Posyandu dari 60% menjadi 85%; (2) pendidikan dengan partisipasi bimbingan belajar mencapai 85%, peningkatan nilai 15-20 poin, dan minat baca meningkat melalui perpustakaan mini dengan kunjungan 10-15 anak per hari; (3) keagamaan dengan peningkatan kehadiran pengajian 60% dan peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur'an pada 70% peserta; dan (4) pemberdayaan ekonomi melalui program apotek hidup yang melibatkan 40 KK dengan tingkat keberhasilan perawatan 85%, pupuk organik yang diproduksi 15 keluarga, dan budidaya sayuran organik di lahan percontohan 200 m². Hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu masyarakat karena kesibukan bertani, rendahnya partisipasi pemuda (20%), keterbatasan sarana prasarana, dan gangguan bencana tanah longsor selama dua minggu. Aspek keberlanjutan menunjukkan hasil positif dengan komitmen pemerintah desa mengalokasikan dana desa dan tokoh masyarakat bersedia menjadi koordinator program. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model KKN multidimensional yang mengintegrasikan kesehatan, pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi dengan pendekatan partisipatif dan keteladanan sebagai kunci keberhasilan perubahan perilaku masyarakat