Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penetapan harga dan strategi pemasaran dalam meningkatkan daya beli konsumen pada UMKM Seblak Srikandi di Setu, Bekasi. Latar belakang penelitian ini berawal dari persaingan ketat di industri kuliner seblak yang menuntut pelaku usaha untuk menetapkan harga yang kompetitif sekaligus menerapkan strategi pemasaran yang efektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pemilik usaha serta konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan harga dilakukan berdasarkan total biaya produksi ditambah margin keuntungan sekitar 35%, dengan pertimbangan daya beli konsumen dan harga kompetitor. Strategi harga psikologis juga diterapkan untuk menarik minat pembeli, khususnya pada platform online delivery. Strategi pemasaran yang digunakan meliputi promosi dari mulut ke mulut, pemanfaatan media sosial, dan kerjasama dengan layanan pesan antar seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood. Konsumen menilai harga yang ditetapkan sepadan dengan kualitas rasa, porsi, dan pelayanan cepat, sehingga mendorong pembelian ulang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi penetapan harga yang kompetitif dan strategi pemasaran yang terarah mampu meningkatkan minat beli serta mempertahankan loyalitas pelanggan. Disarankan agar pemilik usaha memperkuat identitas merek, mengoptimalkan promosi digital, dan melakukan evaluasi strategi secara berkala, sementara peneliti selanjutnya dapat memperluas cakupan responden dan menambahkan variabel lain seperti kualitas pelayanan dan efektivitas promosi digital.