Ahmad Rosikhul Fahmi
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PBL Berbasis Workshop Sebagai Strategi Pembelajaran Efektif dalam Pendidikan Teknik Kimia Haidhar Arvin Hidayatullah; Ahmad Rosikhul Fahmi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2166

Abstract

Pendidikan teknik kimia dituntut untuk beradaptasi dengan kebutuhan industri global melalui metode pembelajaran inovatif seperti Project-Based Learning (PBL). Namun, penerapan PBL masih menghadapi tantangan seperti manajemen waktu, distribusi tugas tidak merata, dan variabilitas motivasi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas PBL berbasis workshop dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa teknik kimia di bidang bioproses serta relevansinya dengan ekspektasi industri. Mengevaluasi efektivitas PBL berbasis workshop dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa teknik kimia Politeknik Negeri Malang (Polinema) pada mata kuliah Bioproses, serta menilai kesesuaiannya dengan kebutuhan industri. Penelitian kuantitatif deskriptif menggunakan Course Experience Questionnaire (CEQ) yang melibatkan 61 mahasiswa. Instrumen CEQ terdiri dari 10 skala untuk mengukur persepsi mahasiswa terhadap aspek pembelajaran seperti kualitas pengajaran, keterampilan umum, beban kerja, dan kepuasan keseluruhan. Mayoritas mahasiswa merespons positif penerapan PBL berbasis workshop, dengan persentase tertinggi pada peningkatan keterampilan pemecahan masalah (GSS: 82%) dan kepuasan keseluruhan (OSI: 87%). Namun, 20,1% mahasiswa menyatakan beban kerja (AWS) kurang sesuai. Hasil juga menunjukkan kejelasan tujuan pembelajaran (CGS: 75%) dan penilaian yang adil (AAS: 66%) sebagai faktor pendukung keberhasilan. PBL berbasis workshop efektif dalam mengembangkan keterampilan teknis dan non-teknis mahasiswa serta meningkatkan kepuasan belajar. Namun, perlu optimasi manajemen beban kerja dan integrasi literasi digital untuk meningkatkan relevansi dengan industri.