Rima Ristiarni
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Sikap Kolaboratif Siswa pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Menengah Atas Rima Ristiarni; Harmanto Harmanto; Raden Roro Nanik Setyowati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi alasan siswa SMA bersikap kolaboratif saat pembelajaran Pendidikan Pancasila dan mengidentifikasi sikap yang muncul dalam sikap kolaboratif, selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk melihat gambaran sikap. Sikap kolaboratif siswa SMA. dimana kategorisasi sikap kolaboratif tersebut mengacu pada skala sikap kolaboratif yang terbagi dalam sikap kerja sama tim, komunikasi, tanggung jawab, kepercayaan, kemampuan beradaptasi, saling menghargai, dan pemecahan masalah bersama. Data dipenelitian ini dilakukan melalui wawancara terhadap 15 siswa SMA Sidoarjo, observasi oleh guru dan pengisian kuesioner oleh 30 siswa. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis dalam penelitian ini memberi 3 simpulan yaitu (1) Sikap Kolaboratif paling banyak siswa bersikap kolaboratif adalah kerja sama tim, komunikatif, dan tanggungjawab, serta kemampuan beradaptasi. Selain itu, kurangnya keterampilan dalam mengelola sikap kolaboratif dan faktor sosial seperti kurang pandai bergaul serta kurang komunikatif akibat sifat yang suka menyendiri dan individu juga menjadi alasan siswa bersikap kurang komunikatif; (2) Guru masih menggunakan metode ceramah dan bahan ajar konvensional saat pembelajaran 3) Diharapkan dengan adanya multimedia pembelajaran interaktif dapat meningkatkan sikap kolaboratif peserta didik pada pelajaran Pendidikan Pancasila, faktor akademik juga memainkan peran penting, terutama terkait dengan kesulitan memahami pelajaran dan tekanan akademik seperti tugas-tugas di rumah dan persaingan dengan teman sejawat