Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Program Pembelajaran di Program Studi Pendidikan Agama Islam dengan Model Tyler Saepul
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2753

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Palopo berdasarkan Model Evaluasi Tyler, yang mencakup empat komponen utama: tujuan pembelajaran, pengalaman belajar, organisasi pengalaman belajar, dan evaluasi hasil belajar. Latar belakang penelitian ini adalah ditemukannya indikasi bahwa meskipun dokumen perencanaan pembelajaran seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS) telah tersedia, masih terdapat kendala dalam implementasi pembelajaran, keterbatasan sarana prasarana, serta variasi metode pembelajaran yang digunakan dosen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi, angket, wawancara, dan observasi. Populasi penelitian adalah seluruh dosen dan mahasiswa aktif di Program Studi PAI IAIN Palopo, dengan sampel sebanyak 30 dosen dan 80 mahasiswa yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan RPS tergolong baik (92,9%), namun kelengkapan dokumen pendukung seperti SAP (71,4%) dan bahan ajar (64,3%) masih perlu ditingkatkan. Pengalaman belajar mahasiswa dinilai cukup baik, meskipun masih terdapat kekurangan dalam penerapan metode pembelajaran kreatif dan pemanfaatan media teknologi. Organisasi pengalaman belajar menunjukkan penyusunan materi pembelajaran telah terstruktur, namun implementasinya terhambat oleh sarana prasarana yang belum memadai, seperti kurangnya proyektor dan kualitas ruang kelas. Pelaksanaan evaluasi hasil belajar sebagian besar sudah dilakukan, namun mahasiswa masih menilai evaluasi cenderung bersifat konvensional dan kurang transparan, terutama terkait keadilan dalam pemberian nilai. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kelengkapan perangkat pembelajaran, inovasi metode pembelajaran, perbaikan sarana prasarana, serta penerapan evaluasi autentik untuk mendukung pembelajaran yang berkualitas. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan mutu pembelajaran di perguruan tinggi keagamaan, khususnya dalam konteks implementasi Model Tyler.