M. Ihsan Abdul Ghani
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Eksplorasi Penerapan Model Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar M. Ihsan Abdul Ghani; Udin Supriadi; Agus Fakhruddin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar Kota Bandung, dengan fokus pada asesmen awal, perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen akhir. Latar belakang penelitian ini adalah masih terbatasnya penelitian yang mengkaji praktik diferensiasi dalam PAI di tingkat sekolah dasar, padahal pembelajaran PAI memiliki karakteristik khas yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi di tiga sekolah dasar yang mewakili sekolah negeri, swasta, dan Islam terpadu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru PAI sudah mulai mengimplementasikan prinsip-prinsip diferensiasi dalam pembelajaran, meskipun dengan tingkat kematangan yang berbeda-beda. Pada tahap asesmen awal, guru berupaya memetakan kesiapan, minat, dan gaya belajar siswa, namun masih menghadapi keterbatasan instrumen. Pada tahap perencanaan, guru di sekolah swasta dan Islam terpadu lebih kreatif dalam menyusun variasi konten, proses, dan produk dibandingkan dengan sekolah negeri. Pelaksanaan pembelajaran menunjukkan dampak positif pada keaktifan, motivasi, dan internalisasi nilai religius siswa, meskipun pelaksanaannya belum konsisten karena kendala waktu, sarana, dan manajemen kelas. Asesmen akhir belum sepenuhnya mencerminkan prinsip diferensiasi, dengan sebagian guru masih menggunakan tes seragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan diferensiasi dalam PAI sudah berkembang ke arah positif namun memerlukan dukungan lebih lanjut berupa pelatihan berkelanjutan, sarana pembelajaran yang memadai, dan kebijakan sekolah yang mendukung. Temuan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi teoritis dan praktis untuk pengembangan strategi pembelajaran PAI yang lebih inklusif dan bermakna.