Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Literatur: Alat Peraga KIT Optik Konsep Dasar Sifat Cahaya di Sekolah Dasar Enggar Kurniasih; Firmansyah; Muhamad Refki Yunus
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3014

Abstract

Penelitian mengkaji tentang pengembangan KIT OPTIK sebagai media pembelajaran inovatif yang dirancang meningkatkan pemahaman kosep dasar sifat cahaya di sekolah dasar. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan efektivitas proses kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran IPA, Khususnya materi energi pengenalan sifat cahaya. Konsep dasar sifat Cahaya seperti pembiasan, pemantulan, merambat lurus, dan menembus benda bening. Metode pada penelitian menggunakan studi literatur, dengan tahapan sistematis dari identifikasi dan pengumpulan referensi ilmiah, penelaah teori yang relevan, analisis objek yang berkaitan dengan media pembelajaran sifat cahaya di jenjang sekolah dasar. Literatur diperoleh dari berbagai artikel yang terdapat pada jurnal nasional maupun internasional, yang diterbitkan direntang waktu 5-10 tahun terakhir. Sumber data yang difokuskan pada keefektivitas alat peraga, pendekatan visual dalam mengenalkan konsep dasar sifat cahaya, dan pembelajaran sains berbasis eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan dengan alat peraga KIT OPTIK dapat meningkatkan pemahaman peserta didik tentang kosep dasar sifat cahaya. Peserta didik dapat bereksplorasi dan mengobservasi langsung untuk membangun pemahaman konseptual dan memperkaya pengalaman belajar melalui kegiatan praktikum sederhana. Alat peraga ini juga berpotensi membangun pembelajaran kolaboratif, Dimana peserta didik dapat bekerjasama melakukan percobaan mengenai sifat cahaya. Pendekatan yang digunakan juga mengembangkan proses berpikir, keterampilan sosial, dan komunikasi ilmiah.
Implementasi Metode Role Playing dalam Pembelajaran Interaktif untuk Mengembangkan Kemampuan Berbicara Mahasiswa PGSD Enggar Kurniasih; Merry Ch. Rumainum; Firmansyah; Sintia
Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bppp.v8i1.16153

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kajian yang mengkaji secara mendalam implementasi metode role playing dalam pembelajaran interaktif pada mata kuliah Kajian Bahasa Indonesia, khususnya dalam mengembangkan kemampuan berbicara mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebagai calon pendidik. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan implementasi metode role playing dalam pembelajaran interaktif mata kuliah Kajian Bahasa Indonesia, (2) menganalisis kontribusi metode role playing terhadap pengembangan kemampuan berbicara mahasiswa PGSD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan pada mahasiswa PGSD di salah satu perguruan tinggi. Subjek penelitian dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi metode role playing dalam pembelajaran interaktif mampu menciptakan suasana belajar yang partisipatif, komunikatif, dan kontekstual. (2) Mahasiswa menunjukkan perkembangan kemampuan berbicara yang ditandai dengan meningkatnya keberanian dan kepercayaan diri dalam berbicara, kelancaran berkomunikasi, ketepatan penggunaan bahasa Indonesia, serta kemampuan mengekspresikan ide secara lisan dalam konteks akademik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa metode role playing dalam pembelajaran interaktif pada mata kuliah Kajian Bahasa Indonesia berkontribusi positif terhadap pengembangan kemampuan berbicara dan penguatan kompetensi pedagogis mahasiswa PGSD sebagai calon guru sekolah dasar.