Muryanti
Poltekkes Kemenkes Surakarta, Solo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Alat Bantu Cerita untuk Meningkatkan Interaksi Sosial pada Anak Autism Spectrum Disorder Alya Azahra; Muryanti; Windiarti Dwi Purnaningrum
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3702

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah suatu kondisi yang ditandai dengan kesulitan yang terus-menerus dalam komunikasi sosial, interaksi sosial, dan pola perilaku, minat, atau hobi yang terbatas dan berulang. Salah satu permasalahan utama yang dialami anak ASD adalah keterbatasan interaksi sosial. Interaksi sosial menjadi salah satu permasalahan pada anak ASD. Penanganan interaksi sosial menggunakan alat bantu cerita dengan media Story Grammar Marker mampu memberikan efektivitas terhadap peningkatan interaksi sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemanjuran penggunaan alat bantu cerita untuk meningkatkan interaksi sosial anak-anak, khususnya kemampuan interaksi sosial mereka. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Intervensi dilakukan pada 15 anak dengan Autism Spectrum Disorder berusia 10-13 tahun. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Intervensi dilakukan sebanyak 8 sesi. Pengukuran interaksi sosial menggunakan kuisoner kemampuan interaksi sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa intervensi alat bantu cerita dengan media Story Grammar Marker memberikan dampak pada interaksi sosial (p = 0,000). Terdapat perbedaan jumlah kemampuan interaksi sosial sebelum dan sesudah intervensi. Penggunaan alat bantu cerita mampu meningkatkan kemampuan interaksi sosial pada anak dengan Autism Spectrum Disorder. Penentuan yang sesuai dengan kriteria menjadi salah satu aspek yang memberikan efektivitas dalam intervensi. Diperlukan investigasi lanjutan untuk mengetahui dampak alat bantu cerita pada anak dengan permasalahan interaksi sosial.