Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Help Seeking Behavior pada Siswa Broken Home: Ditinjau dari Self-Efficacy dan Stigma Publik Anisa Handayani; Trubus Raharjo
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dan stigma publik dengan help seeking behavior pada siswa broken home. Responden dalam penelitian ini berjumlah 58 siswa SMP Negeri 2 Bae Kudus dari kelas VII sampai kelas IX yang berasal dari keluarga broken home, yaitu siswa dengan orang tua bercerai atau ditinggalkan oleh salah satu orang tua. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari skala help seeking behavior, skala self-efficacy, dan skala stigma publik dengan format skala Likert 4 pilihan respons. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan model signifikan dengan nilai p < 0,001 (p < 0,05) serta koefisien R = 0,598 dan R² = 0,357, sehingga hipotesis mayor diterima. Hasil uji hipotesis minor menunjukkan bahwa self-efficacy tidak berpengaruh secara signifikan terhadap help seeking behavior dengan nilai β = -0,096 dan p = 0,448 (p > 0,05), sehingga hipotesis minor 1 ditolak. Sementara itu, stigma publik menunjukkan pengaruh negatif yang sangat signifikan terhadap help seeking behavior dengan nilai β = -0,597 dan p < 0,001, sehingga hipotesis minor 2 diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi stigma publik maka semakin rendah help seeking behavior, dengan sumbangan efektif (kontribusi unik) stigma publik sebesar 35,4% (sr² = 0,354). Temuan ini menegaskan peran faktor sosial (stigma publik) yang lebih dominan dibanding faktor personal (self-efficacy) dalam menjelaskan help seeking behavior pada siswa broken home.