Bilal Angga Wijaya
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Pendekatan Joyful Learning untuk Meningkatkan Partisipasi dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Bilal Angga Wijaya; Harun Joko Prayitno
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana implementasi pendekatan Joyful learning dapat meningkatkan partisipasi serta motivasi belajar siswa di tingkat sekolah dasar, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan hambatan dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas V dan guru kelas di SD Muhammadiyah Plus Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa penerapan Joyful learning melalui pemanfaatan media video, permainan edukatif, ice breaking, diskusi kelompok, dan komunikasi positif dari guru berhasil membangun atmosfer pembelajaran yang menyenangkan, meningkatkan keberanian siswa untuk bertanya dan menjawab, serta mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan kelas. Siswa terlihat lebih antusias, tidak cepat jenuh, dan menunjukkan keterlibatan emosional, sosial, serta kognitif yang lebih intens. Faktor pendukung utama mencakup tersedianya sarana dan prasarana, dukungan dari pihak sekolah, serta kreativitas guru, sementara hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu dan kesulitan mengelola kelas pada sebagian siswa yang sulit dikontrol. Penelitian ini menyajikan gambaran empiris yang mendalam mengenai implementasi Joyful learning di kelas V sekolah dasar dengan mengintegrasikan data observasi dan wawancara secara menyeluruh, sehingga dapat berfungsi sebagai acuan praktis bagi guru dalam membuat pembelajaran yang menyenangkan dan berorientasi pada siswa.