Rount Maulero
Universitas Gadjah Mada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tindak Tutur Ilokusi Guru dalam Pembelajaran Bahasa Jerman: Analisis Pragmatik Rount Maulero
MABASAN Vol. 19 No. 1 (2025): Mabasan 19 (1)
Publisher : Balai Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62107/mab.v19i1.971

Abstract

Bahasa memiliki peranan krusial dalam kehidupan manusia. Proses pembelajaran bahasa dapat berlangsung dalam lingkungan formal maupun informal. Dalam proses tersebut, interaksi antara penutur dan lawan tutur tidak dapat dihindari, yang dalam kajian pragmatik dikenal sebagai tindak tutur. Tindak tutur sendiri merupakan tindakan komunikasi yang dilakukan melalui ujaran, baik secara lisan maupun tulisan, dengan tujuan menciptakan pemahaman bersama. Analisis pragmatik berfokus pada makna implisit yang terkandung dalam suatu tindak tutur. Dalam konteks pembelajaran bahasa Jerman, peran guru sangat signifikan dalam menciptakan suasana belajar yang efektif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis daya pragmatik tindak tutur ilokusi dalam proses pembelajaran bahasa Jerman. Data penelitian dikumpulkan dari ujaran yang diucapkan oleh guru saat mengajar di kelas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis pragmatik. Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori Searle, yang mengklasifikasikan tindak tutur ke dalam lima fungsi utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur direktif, asertif, dan komisif lebih sering digunakan dibandingkan dengan tindak tutur deklaratif dan representatif.
Syntactic Interference of the Indonesian Language in Intermediate-Level German Composition Rount Maulero; Hayatul Cholsy
JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Vol. 14 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v14i2.18182

Abstract

This study examines the phenomenon of syntactic interference arising from the structural differences between Indonesian (L1) and German (L2) in compositions written by B1-level students. The primary objective was to systematically identify, categorize, and analyze the specific forms of negative transfer. Utilizing the error analysis framework established by Corder and James, the data comprising 21 student compositions, were rigorously classified into systematic errors and incidental mistakes. The analysis revealed 15 distinct types of syntactic interference, predominantly involving critical German structures such as verb conjugation, word order (in both main and subordinate clauses), and the use of prepositions. The most frequently occurring form of negative transfer was observed in German verb conjugation errors. The overwhelming classification of observed instances as errors confirms a deep-seated negative transfer from the mother tongue to the target language system. These findings possess significant educational value, as they precisely map the areas where Indonesian speakers require the most targeted linguistic intervention. The results strongly recommend the integration of a contrastive learning approach and emphasize the urgent need for reinforcement activities that specifically build syntactic awareness in German instruction. This research serves as an evidence-based tool for practitioners, guiding the refinement of curriculum and pedagogical strategies to effectively minimize recurrent interference and enhance the precision of L2 acquisition at the intermediate level.