This Author published in this journals
All Journal Jurnal Infortech
Dewi Anisa
Universitas Sangga Buana YPKP

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aplikasi Diagnosis Penyakit Tuberkulosis Menggunakan Naïve Bayes di Dinas Kesehatan Kota Bandung Phitsa Mauliana; Wildan Wiguna; Dewi Anisa
Jurnal Infortech Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/infortech.v7i2.11507

Abstract

Tuberkulosis atau TBC merupakan penyakit yang menular diakibatkan oleh infeksi bakteri patogen Mycobacterium Tuberculosis serta menjadi salah satu faktor penyebab kematian paling tinggi di dunia. Indonesia termasuk negara dengan kasus Tuberculosis yang tinggi, terutama di wilayah padat penduduk dengan sanitasi yang kurang baik. Kota Bandung menghadapi tantangan serius terkait TBC dengan angka kasus yang cukup tinggi. Tercatat 4.800 kasus pada tahun 2024, dan 18.314 kasus pada tahun 2023. Upaya pengendalian telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung melalui agenda Directly Observed Treatment, Short-Course (DOTS) serta kampanye Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS). Namun, target pengobatan belum tercapai sepenuhnya akibat keterbatasan akses layanan kesehatan serta minim edukasi deteksi dini. Kajian penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi diagnosis penyakit Tuberkulosis berbasis Android menggunakan metode Naïve Bayes. Pemilihan metode ini dikarenakan memiliki tingkat akurasi tinggi dalam proses diagnosis penyakit berdasarkan gejala-gejalanya. Pengembangan aplikasi dilakukan melalui tahapan model Expert System Development Life-Cycle (ESDLC) yang menerapkan pemrograman mobile pada platform Android dan basis data MySQL. Hasil penelitian sistem pakar ini menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan mampu membantu masyarakat dalam mengenali gejala awal TBC serta mendukung petugas TOSS TBC melakukan diagnosis secara cepat dan akurat. Aplikasi diagnosis ini diharapkan mampu berkontribusi dalam peningkatan efektivitas program pencegahan dan pengendalian penyakit TBC di Kota Bandung melalui pemanfaatan teknologi mobile berbasis Android.