Keluhan sistem otot rangka pada umumnya terjadi karena kontraksi otot yang berlebihan akibat pemberian beban kerja yang terlalu berat dengan durasi pembebanan yang panjang. Postur kerja yang salah merupakan salah satu risiko ergonomi yang paling berpengaruh terhadap terjadinya gangguan otot rangka akibat kerja Ergonomi merupakan ilmu yang mempelajari keserasian kerja dalam suatu sistem. Pada penerapannya pekerjaan akan menjadi aman bagi pekerja/manusia dan efisiensi kerja meningkat maka tercapai kesejahteraan manusia. Penerapan ergonomi yang benar di tempat kerja bertujuan agar pekerja dalam bekerja selalu dalam keadaan sehat, nyaman, aman, produktif dan sejahtera. Sebaliknya apabila penerapan ergonomi dilakukan dengan tidak benar malah berakibat timbulnya keluhan, penyakit kerja dari pekerja akibat pekerjaannya. Faktor individu berupa umur, jenis kelamin, kebiasaan merokok, kesegaran jasmani, kekuatan fisik, masa kerja, dan Indeks Masa Tubuh (IMT).