Irwansyah Suwahyu
State University of Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Moderasi Beragama Dalam Pendidikan Agama Islam Di Era Digital Irwansyah Suwahyu
Teladan: Jurnal Pendidikan Umum dan Karakter Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/jpuk.v1i2.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi moderasi beragama di era digital serta peran strategis PAI dalam menanamkan nilai keseimbangan, toleransi, dan pemikiran kritis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur dari buku, artikel ilmiah, dan sumber digital terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam PAI dapat memperkuat internalisasi nilai moderasi beragama ketika guru mampu memanfaatkannya melalui pembelajaran interaktif, literasi digital keagamaan, dan pengembangan konten edukatif yang relevan. Selain itu, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan digital menjadi faktor penting dalam membangun budaya keberagamaan yang sehat. Penelitian ini menegaskan bahwa moderasi beragama merupakan kebutuhan strategis dalam pendidikan untuk membentuk generasi yang religius, toleran, kritis, dan adaptif terhadap dinamika digital.
Peran Keluarga Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Dalam Perspektif Islam Irwansyah Suwahyu
Teladan: Jurnal Pendidikan Umum dan Karakter Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/jpuk.v1i2.41

Abstract

Artikel ini membahas peran fundamental keluarga dalam perkembangan kognitif anak berdasarkan perspektif Islam. Melalui metode studi kepustakaan yang menganalisis ayat Al-Qur’an, hadis, dan literatur pendidikan modern, penelitian ini menemukan bahwa keluarga merupakan institusi pendidikan pertama yang sangat memengaruhi pembentukan struktur berpikir anak. Perkembangan kognitif anak dipengaruhi oleh kualitas lingkungan rumah, penanaman nilai tauhid, pola komunikasi edukatif, keteladanan orang tua, pengelolaan teknologi, serta aktivitas kreatif dan fisik yang diberikan sejak usia dini. Islam menekankan pentingnya stimulasi akal melalui perintah berpikir (tafakkur, tadabbur, ta‘aqqul) serta tanggung jawab orang tua dalam menciptakan suasana rumah yang kondusif bagi proses belajar. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai spiritual dan stimulasi intelektual dalam keluarga berkontribusi pada terbentuknya kecerdasan anak yang holistik, kritis, dan berkarakter. Dengan demikian, keluarga berperan penting dalam membangun fondasi kecerdasan generasi Muslim yang mampu menghadapi tantangan zaman.