Erdila Indriani
Politeknik Energi Dan Mineral Akamigas

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EVALUASI KINERJA POMPA SRP PADA SUMUR X LAPANGAN K UNTUK MENDAPATKAN LAJU ALIR YANG IDEAL Wiedya Soulisa; Erdila Indriani; Denny Ismail Pellu; Leslie S Loppies
Journal Mechanical Engineering Vol. 3 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jme.v3i1.3325

Abstract

Sucker Rod Pump or also called a bobbing pump, is a tool that is often used in oil and gas wells. In well X, field K is an old well with a well depth of 750-800 ft. This well often experiences production problems, which result in decreased production rates, so it is necessary to re-identify the performance of the SRP pump. Next, you can carry out the performance calculation stage of the installed SRP pump to get the ideal flow rate in well X. Based on the calculation and evaluation results of the pump in well,771 Bpd and has a Volumetric Efficiency of 75.81%, which has achieved ideal results in that the pump's production capacity works well so that it can lift fluid to the surface optimally. Keywords: SRP, Pump Performance Evaluation, Productivity Index, Ideal flow rate
Enhancing Safety Awareness through Oil and Gas Occupational Health Training for Students in Blora and Bojonegoro Susilo Handoko; Budi Sulistiyo Nugroho; Totok Widiyanto; Kasturi Kasturi; Ferro Aji; Sujono Sujono; Hernawan Noviyanto; Haris Numan Auli; Astrie Kusuma Dewi; Erdila Indriani
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.674

Abstract

Blora and Bojonegoro, as regions with intensive oil and gas activities, require strengthened community safety capacity, especially among students. This study evaluates the effectiveness of a community-based occupational health and safety training program using an experiential learning approach. The three-day program included interactive lectures, group discussions, and simulations involving fire extinguishers, fire blankets, sound level meters, and multi-gas detectors. Evaluation employed validated pre-tests and post-tests, along with a structured skills assessment rubric. Results indicate a 53.9% increase in safety knowledge, with 93% of participants demonstrating proper use of fire extinguishers and fire blankets. Qualitative findings show improved risk awareness and confidence. These results align with experiential learning theory and social learning theory, and are consistent with recent studies confirming the effectiveness of safety simulations. The study concludes that community-based occupational health and safety training effectively improves student safety competence in oil and gas regions and can be replicated in other high-risk sectors. Recommendations include periodic simulation-based training, creation of school and village safety volunteer teams, integration of occupational health and safety life skills into school curricula, and longitudinal evaluation of knowledge and behavior retention.
Evaluasi Penggantian Artificial Lift Sucker Rod Pump (SRP) Menjadi Electrical Submersible Pump (ESP) Untuk Meningkatkan Produksi Minyak Sumur S Lapangan Kawengan Sitti Nurul Septyani Rasako; Erdila Indriani; Erwin B Pattikayhatu
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 58 No 1 (2024)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.58.1.1615

Abstract

Sumur S Lapangan Kawengan PT. Pertamina EP Asset 4 Cepu Field merupakan sumur artificial lift berupa Sucker Rod Pump (SRP).  Produksi minyak sumur S seiring berjalannya waktu menurun lebih dari 90% dari produksi awal, selain karena meningkatnya kadar air hampir 90% juga karena terhentinya kegiatan produksi dengan adanya pekerjaan well service untuk meningkatan performance pompa SRP terpasang. Produksi gross sumur S turun menjadi 80 BFPD dengan produksi net 5 BOPD, sedangkan jika dilihat pada April 2018 produksi gross dari sumur S mencapai 597 BFPD dengan produksi net 43  BOPD. Untuk meningkatkan laju produksi seperti April 2018 maka dilakukan penggantian Artificial lift berupa Electrical Submersible Pump (ESP) dengan tipe pompa IND1300, 165 stage, 45 Hz. Konversi Artificial Lift SRP menjadi ESP dapat meningkatkan produksi minyak pada sumur S dengan mempertimbangkan cadangan minyak tersisa menggunakan metode decline curve analysis serta mengevaluasi kinerja ESP terpasang sehingga akan dilihat besar laju produksi maksimal dan hasil efisiensi pompa. Berdasarkan hasil perhitungan dan kajian mendalam pada sumur S diperoleh data cadangan pada sumur S sebesar 7536 MSTB dengan proyeksi dapat diproduksikan hingga April 2039. Simulasi menghasilkan data laju produksi maximum dari sumur S yaitu sebesar 887 STB/day sedangkan laju optimumnya sebesar 709 STB/day. Hasil evaluasi pada pompa ESP terpasang didapatkan nilai efisiensi sebesar 58 % dan nilai efisiensi volumetris sebesar 90% atau dapat dikategorikan bekerja dengan baik maka dapat dinyatakan pompa ESP yang terpasang terbukti efektif dan bekerja dengan baik dan produksi minyak pada sumur S meningkatktif dan bekerja dengan baik”
Inspeksi Struktur Mast Rig Kerja Ulang Sumur Tipe Portable Mast Berdaya 350 Hp Purnomosidi S.T., M.T., Ph.D.; Muhammad Hafiz Rahman; Muchtia Burhana; Erdila Indriani
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 59 No 1 (2025)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.59.1.1855

Abstract

Struktur mast suatu rig pengeboran dan kerja ulang perawatan sumur memiliki peran penting dalam mendukung operasi pengangkatan dan penurunan peralatan pengeboran kedalam lubang bor. Inspeksi struktur Mast bertujuan untuk memastikan bahwa struktur mast dalam kondisi yang aman dan operasional, serta mematuhi standar keselamatan dan regulasi yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap inspeksi bagian mast pada rig kerja ulang sumur tipe portable mast dengan daya 350 Horsepower. Kekuatan mast dihitung menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA) agar dapat menunjukkan potensi adanya penurunan kekuatan rig mast pada bagian mast akibat pembebanan. Hasil Finite Element Analysis pada pemberian beban maksimal sebesar 200.000 lbf menunjukkan bahwa optimum compression stress yang terjadi pada bagian lower mast senilai 12,4 kgf/mm2, dimana nilai tersebut mendekati tetapi tidak melebihi allowable stress senilai 12,6 kgf/mm2. Pemberian beban maksimal 120.000 lbf mendapatkan hasil optimum compression stress yang terjadi pada bagian lower mast senilai 7,31 kgf/mm2. Secara keseluruhan, hasil simulasi tidak menunjukkan nilai stress melebihi safety criteria berdasarkan allowable stress.