Waode Rahmah Audifa
Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta 15412

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Potensi Tanaman Sambung Nyawa (Gynura procumbens) Sebagai Antioksidan, Antitumor dan Antikanker: Tinjauan Pustaka Aulia Nurazizah; Waode Rahmah Audifa; Nasywa Aura Yudia Aslah; Ahmad Firdaus Nasution; Eka Putri
Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Pharmacy Department, Faculty of Health Sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/pbsj.v7i2.43435

Abstract

Abstrak: Gynura procumbens dikenal sebagai "Daun Dewa" atau "Sambung Nyawa," adalah tanaman obat yang tumbuh di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tanaman ini digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit berkat kandungan senyawa aktifnya, seperti flavonoid, saponin, terpenoid, tanin, rutin, kaempferol, serta dua zat antioksidan potensial, yaitu kaempferol-3-O-rutinoside dan astragalin. Gynura procumbens memiliki potensi sebagai agen antioksidan yang kuat, yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas Gynura procumbens dalam mengatasi kanker dan stres oksidatif. Metode yang digunakan adalah studi literatur, didapatkan 34 referensi ilmiah relevan mengenai aktivitas antioksidan, antitumor, dan antikanker tanaman ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun ini memiliki aktivitas antioksidan yang signifikan serta mampu menghambat proliferasi sel kanker, khususnya pada kanker payudara dan kolorektal. Temuan ini mengindikasikan potensi Gynura procumbens sebagai terapi alternatif dalam pencegahan dan pengobatan kanker, serta sebagai sumber antioksidan alami. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun ini memiliki aktivitas antioksidan yang signifikan, dengan nilai IC50 rendah, menunjukkan kemampuannya dalam menangkap radikal bebas. Selain itu, Gynura procumbens juga menunjukkan efek antikanker dan antitumor yang menjanjikan.