This Author published in this journals
All Journal Jurnal ORTOPEDAGOGIA
Lu'lu, Rifka Fakhrianda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal ORTOPEDAGOGIA

Analisis Kebutuhan Pengembangan Panduan Functional Behavior Assessment Terintegrasi QR Code dan Google Sheet untuk Meningkatkan Keterampilan Guru dalam Asesmen Perilaku Bermasalah Siswa di Kota Yogyakarta Lu'lu, Rifka Fakhrianda; Syamsi, Ibnu
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p328-332

Abstract

Analisis kebutuhan merupakan tahap awal dalam pengembangan panduan functional behavior assessment terintegrasi QR code dan Google Sheets. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dasar yang diperlukan dalam proses pengembangan panduan functional behavior assessment terintegrasi QR code dan Google Sheets dalam meningkatkan keterampilan guru dalam asesmen perilaku bermasalah siswa di Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data angket dan wawancara secara mendalam. Penelitian ini dilaksanakan di lima sekolah menengah pertama negeri inklusi di Kota Yogyakarta. Subjek penelitian ini yaitu lima guru pembimbing khusus (GPK) dengan kriteria telah mempunyai dasar ilmu terkait functional behavior assessment. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kebutuhan dasar materi dan media yang diperlukan oleh guru pembimbing khusus dalam pengembangan panduan functional behavior assessment terintegrasi QR code dan Google Sheets dalam meningkatkan keterampilan guru dalam asesmen perilaku bermasalah siswa. Hasil penelitian ditemukan bahwa guru mengalami kendala dalam asesmen perilaku bermasalah siswa meliputi minimnya pelatihan FBA (100%), ketiadaan panduan baku (100%), pencatatan manual yang rawan hilang (100%), kesulitan pengarsipan data jangka panjang (60%), dan rendahnya integrasi teknologi (100%). Dari analisis kebutuhan, GPK menginginkan panduan yang memuat konsep dasar perilaku bermasalah, tahapan FBA yang lengkap, serta instrumen siap pakai untuk metode ABC dan pengukuran dimensi perilaku. Pada aspek media, mereka menghendaki panduan hybrid berbentuk cetak berukuran ringkas yang dilengkapi QR Code terhubung ke Google Sheets untuk rekap dan analisis otomatis secara real-time. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan panduan FBA terintegrasi teknologi guna meningkatkan akurasi, efisiensi, dan keterampilan asesmen perilaku di sekolah inklusi.