Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Tindakan Keperawatan Pada Pasien Serangan Jantung Akut (ACS) Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe: Overview of Nursing Actions for Patients with Acute Heart Attack (ACS) in the Emergency Room of Prof. Dr. Aloei Saboe Regional Hospital Nunu Novita Lanur; Pipin Yunus; Fifi Ishak
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10655

Abstract

Acute Coronary Syndrome (ACS) merupakan kegawatdaruratan kardiovaskular dengan risiko tinggi menyebabkan kematian. Penanganan cepat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sangat bergantung pada ketepatan tindakan keperawatan. Tujuan: Mengetahui gambaran tindakan keperawatan pada pasien ACS di IGD RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI). Sampel adalah seluruh perawat IGD yang menangani pasien ACS dengan teknik total sampling. Hasil: Pada manajemen nyeri, identifikasi lokasi, durasi, dan intensitas nyeri dilakukan (100%), pengkajian skala nyeri serta kolaborasi pemberian analgesik (96,6%), namun kontrol lingkungan (3,4%), dan fasilitasi istirahat (6,9%) masih rendah. Pada manajemen oksigen, auskultasi bunyi napas sering diabaikan tidak dilakukan 93,1% dan pemantauan saturasi oksigen tidak dilakukan 89,7%. Manajemen energi menunjukkan penyediaan lingkungan rendah stimulus sebesar 89,7%, namun strategi koping hanya 6,9%. Pada edukasi program pengobatan, keterlibatan keluarga tinggi (96,6%) dan pengobatan mandiri (72,4%), penjelasan manfaat dan efek samping obat masih rendah (27,6%). Pemantauan tekanan darah dan intake-output dilakukan (79,3%), sedangkan pemantauan aritmia (44,8%). Kesimpulan: Tindakan keperawatan pada pasien ACS di IGD RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe telah baik pada pemantauan dasar dan kolaborasi medis, namun perlu ditingkatkan pada aspek edukasi, dan pengkajian risiko komplikasi.