This Author published in this journals
All Journal Kajen
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMETAAN RISIKO GERAKAN TANAH DI KECAMATAN PETUNGKRIYONO Thema Arrisaldi
E-Jurnal Kajen Vol 2 No 01 (2018): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 02 No 01 (2018)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv02i01.1

Abstract

Petungkriyono adalah salah satu kabupaten yang terletak di Wilayah Pekalongan. Petungkriyono daerah ini memiliki bukit dan juga morfologi lembah yang dalam. Morfologi itulah yang menyebabkan tingginya potensi tanah longsor di daerah ini. Petungkriyono tidak hanya memiliki potensi tinggi Namun longsor juga memiliki potensi tujuan wisata, produksi tinggi komoditas perkebunan seperti kopi, teh, sayuran dan lain-lain. Pemerintah daerah perlu mengembangkan semua potensi positif di Petungkriyono, mereka perlu membangun infrastruktur pendukung dan proses konstruksi harus memperhatikan potensi bahaya (tanah longsor). Karena itu, peta risiko longsor di sini area penting untuk pengembangan infrastruktur dan pengurangan risiko bencana. Di dalam Penelitian menggunakan metode gabungan dari pemetaan tanah longsor. Sistem penilaian dalam hal ini metode berdasarkan proses hirarki analitis (AHP) dan Kepala Bencana Nasional Otoritas Manajemen No. 2 Th. 2012 (Perka BNPB No. 2 Tahun 2012) tentang pedoman penilaian risiko bencana. Peta risiko memiliki tiga parameter, yaitu potensi peta tanah longsor, peta kerentanan, dan peta kapasitas masyarakat untuk menghadapi bahaya. Analisis menggunakan ArcMap dengan analisis overlay. Hasil dari peta risiko Petungkriyono menunjukkan 0,345km2 daerah yang berisiko rendah tanah longsor, 4,17 km2 daerah yang berada di tengah risiko longsor, dan 79,2 km2 berlokasi di risiko tinggi tanah longsor. Karena itu peningkatan kapasitas orang untuk menghadapi Bahaya untuk mitigasi sangat penting di Petungkriyono.