p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kajen
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGETAHUAN MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN TENTANG VITAMIN DALAM MENINGKATKAN VIRUS COVID-19 Savana Valentina; Ainun Mutoharoh; Siti Rahmatullah; Wulan Agustin Ningrum
E-Jurnal Kajen Vol 6 No 02 (2022): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 06 No. 02
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv6i02.5

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit jenis baru yang disebabkan oleh infeksi virus SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2) yang menyerang sistem pernafasan manusia. Pada awal wabah ini banyak orang yang dibuat khawatir dan panik akan kesehatan dan keselamatannya. Saat ini masyarakat hanya mengandalkan sistem imunitas tubuh dan pengobatan yang telah dianjurkan. COVID-19 dapat dicegah dengan memperbaiki daya tahan tubuh terhadap infeksi saluran pernafasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan tentang vitamin dalam meningkatkan perilaku pencegahan virus COVID-19. Metode yang digunakan adalah teknik Purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan sebanyak 181 yang terdiri dari 92 mahasiswa kesehatan dan 89 mahasiswa non kesehatan. Instrumen yang dipakai adalah kuesioner yang dapat diakses melalui Google Forms. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan program statistik SPSS. Analisis data menunjukkan sebanyak 84,8% mahasiswa kesehatan dan 55,1 % mahasiswa non-kesehatan memperoleh kategori pengetahuan baik serta sebanyak 95,7 % mahasiswa kesehatan dan 82 % mahasiswa non-kesehatan memiliki kategori perilaku yang baik. Pengetahuan mahasiswa kesehatan tentang vitamin dan perilaku pencegahan virus COVID-19 menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa non-kesehatan. Bagi peneliti selanjutnya dapat dikembangkan di kelompok masyarakat dengan karakteristik yang berbeda.
UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN SPRAY GEL EKSTRAK DAUN KETAPANG SEBAGAI TERAPI PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA KELINCI Nunung Mufida; Wirasti; Siti Rahmatullah; Dwi upa Bagus Pambudi
E-Jurnal Kajen Vol 6 No 02 (2022): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 06 No. 02
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv6i02.4

Abstract

Ketapang (Terminalia catappa L.) merupakan salah satu jenis tanaman pelindung yang hampir tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Tanaman ini mengandung senyawa yang bermanfaat dalam dunia kesehatan terutama dalam proses penyembuhan luka. Senyawa yang terkandung dalam daun ketapang (Terminalia catappa L.) yaitu kandungan flavonoid, saponin dan triterpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak etanol daun ketapang (Terminalia catappa L.) yang dibuat dalam sediaan spray gel terhadap penyembuhan luka sayat pada kelinci (Oryctolagus cuniculus) jantan. Metode ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96 %. Kadar sampel ekstrak yang digunakan dalam pembuatan sediaan spray gel adalah 3 %, 5 %, dan 7 %. Uji daya sembuh pada luka sayat kelinci diberikan perlakuan sampel berupa basis sediaan spray gel sebagai kontrol negatif, kontrol positif berupa octadin spray, sediaan spray gel dengan berbagai konsentrasi ekstrak yaitu konsentrasi 3 %, 5 %, dan 7 %. Data yang diperoleh yaitu penurunan panjang luka sayat. Data dianalisis menggunakan metode One Way Anova untuk menentukan perbedaan rata-rata diantara kelompok, data hasil uji Anova selanjutnya dianalisis menggunakan uji Tukey HSD untuk membandingkan efektivitas setiap kelompok perlakuan terhadap proses penyembuhan luka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan spray gel ekstrak etanol daun ketapang (Terminalia catappa L.) dapat dibuat sediaan spray gel yang stabil secara fisik dan memiliki efektivitas terbaik terhadap penurunan panjang luka pada konsentrasi 7 %.