This Author published in this journals
All Journal Kajen
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS MINIMALISASI BIAYA PENGOBATAN TERAPI CAIRAN PADA PASIEN DBD PEDIATRI DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2020-2021 Dewi Rismiyati
E-Jurnal Kajen Vol 7 No 02 (2023): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv7i02.06

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu permasalahan kesehatan baik di wilayah perkotaan maupun wilayah semi perkotaan. Jumlah kasus DBD di Kabupaten Pekalongan mengalami peningkatan pada tahun 2020 dibandingkan pada tahun 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya minimum pengobatan terapi cairan pada pasien DBD pediatri di instalasi rawat inap RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan tahun 2020-2021. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental yang bersifat deskriptif dan pengambilan data secara retrospektif melalui data rekam medik pasien DBD. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasien pediatri dengan jumlah sampel 50. Metode analisis farmakoekonomi yangdigunakan dalam penelitian ini yaitu metode CMA/ Analisis Minimalisasi Biaya. Data yang diambil meliputi: data karakteristik responden, biaya total atau biaya medik langsung, Hasil penelitian menunjukkan efektifitas terapi cairan Asering 100%, RL ecosol g 100% dan Rl widarta b 100%. Hasil rata-rata total biaya medik langsung Asering sebesar Rp. 1.391.858, RL ecosol g sebesar Rp. 1.113.262 dan RL widarta b sebesar Rp. 1.074.741. Dapat disimpulkan bahwa hasil rata-rata total biaya medik langsung biaya yang paling minimal adalah terapi cairan RL widarta b. Saran untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat membandingkan biaya pengobatan pasien dengan metode prospektif dan retrospektif serta memperbanyak data sampel.