p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kajen
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POTENSI WISATA HALAL PADA EKOWISATA BAKAU DI KABUPATEN PEKALONGAN Ulil Albab; Afidah Rozianti; Fitriana Nur Rohmah
E-Jurnal Kajen Vol 7 No 01 (2023): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv7i05.01

Abstract

Banjir pasang (rob) di wilayah pesisir merupakan masalah potensi alam khususnya Kabupaten Pekalongan. Selian masalah potensi alam, kawasan pesisir memiliki berbagai macam potensi alam salah satunya mangrove. Desa Mulyorejo yang sering terjadi bencana rob memanfaatkan ekosistem mangrove sebagai tempat wisata yaitu Ekowisata Mulyosari. Awalnya masyarakat menganggap konsep halal berupa makanan, minuman, kosmetik saja, kesadaran masyarakatsaat ini meningkat dengan memulai mempertimbangkan kehalalan. Salah satunya wisata halal. Adanya pariwisata juga mengakibatkan perubahan kondisi sosial-ekonomi masyarakat lokalnya. Penulisan ini menggunakan metode kualitatif jenis penelitian lapangan dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini kepala desa, pengelola wisata dan masyarakat dengan menggunakan teknik sampling kriteria tertentu (purposive). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini yakni reduksi data, pengorganisasian, dan interpretasi data. Dampak sosial adanya Ekowisata Mulyosari yaitu desa menjadi bersih dan masyarakat sadar menjaga lingkungan, terjadi banyak interaksi antar elemen masyarakat dan pihak luar sehingga mendapatkan bantuan sarana prasarana, budaya tertib masyarakat dan wisatawan, peran Pemerintah Desa Mulyorejo bertambah, udara di desa menjadi sejuk. Selain itu dampak ekonomi adanya Ekowisata Mulyosari yaitu pendapatan meningkat, kesempatan kerja luas dan taraf hidup meningkat. Selain itu dampak negatif adanya Ekowisata Mulyosari banyak sampah yang tercecer akibat wisatawan kurang tertib dalam membuang sampah.
Tinjauan Antropologi Ekonomi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi: Relevansi Tradisi Kliwonan di Desa Wonoyoso Fitria Nur Rohmah; Afidah Rozianti; Ulil Albab
E-Jurnal Kajen Vol 7 No 01 (2023): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv7i04.01

Abstract

Manusia secara keseluruhan sangat bergantung pada norma-norma budaya, terutama dalam bentuk mitos, yaitu kepercayaan yang berasal dan berkembang dalam masyarakat tertentu. Mitos mandi sumur yang diberkahi menurut tradisi Kliwonan merupakan salah satu dari beberapa mitos yang masih lazim dan berkembang di Kabupaten Pekalongan. Mitos ini dapat ditemukan di Desa Wonoyoso, Kecamatan Buaran, atau dikenal dengan kliwonan. Kliwonan ditandai dengan antusiasme masyarakat menuju Masjid Jami’ Wonoyoso. Baik masyarakat lokal hingga luar desa banyak yang berdatangan untuk mendapatkan air dan mandi di Masjid Jami’ Wonoyoso. Banyaknya masyarakat yang berdatangan menjadikan peluang dan mempunyai dampak positif dalam pelestarian budaya dan pengenalan desa, serta perkembangan ekonomi masyarakat lokal. Metodologi penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi, pemilihan informan diambil dengan teknik nonprobability sampling melalui snowball sampling, data yang dipakai adalah data primer yang berasal dari hasil observasi dan wawancara, Validitas internal dilakukan melalui triangulasi, Validitas eksternal dilakukan dengan pola transferbility, Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa, selain adanya pelestarian budaya, pengenalan Desa, juga berdampak terhadap sosial ekonomi, di antaranya adanya peluang usaha, penghasilan masyarakat meningkat, serta pemasukan infaq bertambah karena dari adanya pengunjung