Wiwi Cahyani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Red Flags, Kompetensi Auditor dan Skeptisme Profesional Terhadap Kemampuan Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan Dengan Religiusitas Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Inspektorat Kab. Banggai Kepulauan) Wiwi Cahyani; Muhammad Su'un; Hajering
Center of Economic Students Journal Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/snz5ny83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh red flags, kompetensi auditor dan skeptisme profesional terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan dengan religiusitas sebagai variabel moderasi (studi pada inspektorat kab. banggai kepulauan). Lokasi dalam penelitian ini adalah kantor inspektorat kab. banggai kepulauan yang berada di jalan bukit trikora salakan, tinangkung, kab. banggai kepulauan, sulawesi tengah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor internal yang bekerja di inspektorat kab. banggai kepulauan yang berjumlah 41 orang. Metode analisis data yaitu analisis path coeffvient dengan bantuan Smart PLS. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: secara parsial 1).  Red flags berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan. 2).  Kompetensi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan. 3). Skeptisme profesional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan. 4). Religiusitas memoderasi dan memperkuat pengaruh red flags terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan. 5). Religiusitas memoderasi dan memperkuat pengaruh kompetensi terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan. 6). Religiusitas memoderasi dan memperkuat pengaruh skeptisme profesional terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan.