Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Perjanjian Sewa Menyewa Antara Pemilik Dengan Penyewa Dalam Usaha Kost Di Kota Serang TB M Kasyif Ulum Kaliba; Sulasno
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.3316

Abstract

Penelitian  ini  menelaah  penerapan  perjanjian  sewa-menyewa  antara  pemilik  dan  penyewa  dalam  bisnis  kos  di  Kota  Serang  serta  menilai  cara  penyelesaian  hukum  ketika  terjadi  pelanggaran  perjanjian  (wanprestasi).  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  implementasi  perjanjian  sewa-menyewa  antara  pemilik  dan  penyewa  dalam  usaha  kost  di  Kota  Serang  dan  penyelesaian  hukum  apabila  terjadi  wanprestasi  dalam  perjanjian  sewa  menyewa  kost  tersebut.  Penelitian  ini  menggunakan  metode  kualitatif  dengan  pendekatan  yuridis  empiris  serta  menggunakan  data  primer,  sekunder  dan  tersier  dengan  analisis  data  deskriptif  analitis.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  implementasi  perjanjian  sewa-menyewa  umumnya  masih  dilakukan  secara  lisan  berdasarkan  rasa  saling  percaya  dan  hubungan  kekeluargaan  tanpa  adanya  perjanjian  tertulis  formal,  sehingga  menimbulkan  ketidakpastian  hukum  dan  meningkatkan  potensi  terjadinya  wanprestasi.  Hambatan  pelaksanaan  meliputi  rendahnya  tingkat  pemahaman  hukum,  kebiasaan  sosial  masyarakat,  dan  ketimpangan  posisi  tawar  antara  pemilik  dan  penyewa.  Dalam  penyelesaian  sengketa,  pendekatan  musyawarah  kekeluargaan  lebih  sering  digunakan  dibandingkan  jalur  hukum  formal  yang  dinilai  kompleks  dan  membutuhkan  biaya  tinggi,  namun  cara  tersebut  belum  sepenuhnya  memberikan  perlindungan  hukum  yang  memadai.  Oleh  karena  itu,  penelitian  ini  merekomendasikan  peningkatan  kesadaran  hukum,  penerapan  perjanjian  tertulis  sederhana,  dan  dukungan  regulasi  daerah  guna  menciptakan  sistem  usaha  kos  yang  profesional,  transparan,  dan  berkeadilan  sesuai  dengan  asas-asas  hukum  kontrak  dalam  KUHPerdata.