Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis persepsi wisatawan terhadap implementasi Sapta Pesona di objek wisata Pantai Batakan Baru yang berlokasi di Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini termasuk dalam kategori studi deskriptif yang menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Tashakkori dan Creswell, sebagaimana dikutip dalam Donna M. Martens (2010), mendefinisikan metode campuran (mixed methods) sebagai suatu pendekatan penelitian yang mengintegrasikan pengumpulan dan analisis data, mengombinasikan temuan, serta menarik kesimpulan inferensial dengan memanfaatkan dua pendekatan berbeda, yaitu kuantitatif dan kualitatif, dalam satu kajian penelitian. Penelitian ini dilaksanakan selama satu minggu di lokasi penelitian, yakni pada tanggal 24 Mei hingga 30 Mei 2025, kemudian dilanjutkan kembali pada tanggal 30 Agustus 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa teknik, antara lain observasi, penyebaran kuesioner, dan studi pustaka. Sampel penelitian terdiri atas 50 responden yang sedang berkunjung ke Pantai Batakan Baru. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi wisatawan terhadap penerapan Sapta Pesona di Pantai Batakan Baru berada dalam kategori baik, berdasarkan tujuh unsur utama, yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan memberikan kenangan. Namun demikian, terdapat satu aspek yang perlu mendapat perhatian khusus dari pengelola destinasi wisata, yakni kebersihan. Hal ini disebabkan masih ditemukannya beberapa area yang kurang terawat, adanya sampah yang berserakan, serta keterbatasan fasilitas tempat sampah yang memadai. Oleh karena itu, pengelola disarankan untuk meningkatkan pengelolaan kebersihan di kawasan wisata guna menciptakan lingkungan yang lebih nyaman serta meningkatkan kepuasan pengunjung